Catat yang Jebol Bukan Tanggul Baswedan, Kata Walkot Jaksel

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 15 Januari 2019
Catat yang Jebol Bukan Tanggul Baswedan, Kata Walkot Jaksel

Ilustrasi Banjir FOTO: BPBD DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Jakarta Selatan (Walkot Jaksel) Marullah Matali menegaskan penahan Kali Pulo, Jatipadang, yang jebol Minggu (13/1) malam, bukan Tanggul Baswedan.

"Ada satu catatan, yang jebol tanggul buatan warga, bukan Tanggul Baswedan," kata Marullah saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (15/1).

Menurut Walkot, penahan yang jebol itu jaraknya sekitar 75 meter dari Tanggul Baswedan. "Penahan yang jebol tidak terlalu jauh, jaraknya 75 meter (dari Tanggul Baswedan)," kata Marullah.

Walikota Jaksel Marullah (Foto: Mina News)
Walikota Jaksel Marullah (Foto: Mina News)

Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan sementara ini memasang "crucuk" (struktur tiang-tiang kayu dolken) dan menimbun karung-karung pasir sebagai pengganti sementara tanggul yang jebol itu.

Walau demikian, sejak Selasa pagi, sekitar enam personel dari Suku Dinas SDA Jakarta Selatan telah memulai pembangunan turap atau dinding penahan air dan struktur tanah sebagai pengganti "crucuk" yang sementara menahan air Kali Pulo.

Marullah menyampaikan, pembangunannya mulai berjalan dan sekitar 2-3 minggu proses penurapan akan selesai. Namun, jika hujan turun, maka pengerjaan turap diberhentikan sementara.

Dilaporkan Antara, Tanggul Kali Pulo sempat jebol pada Minggu malam merendam RT 003 dan RT 004 di RW 006 Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Air mulai merendam permukiman warga pada pukul 18.30 WIB dan beberapa jam setelahnya 20 personel dari Sudin SDA Jakarta Selatan bersama anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jatipadang dan jajara TNI terjun ke lokasi membuat penahan sementara.

Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Banjir surut pada pukul 05.10 WIB, Senin (14/1). Tanggul di Kali Pulo sebelumnya sempat jebol pada 2017. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan sempat berencana memperkuat tanggul dan memperlebar Kali Pulo. (*)

#Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Bagikan