Candela C-8, Kapal Listrik Cepat yang dapat 'Melayang'
Dibanderol Rp 5,9 miliar. (Candela)
SAAT ini belum terdapat banyak kapal listrik di dunia, bahkan yang dapat melayang. Bahkan bila ada, Candela C-8 tidak diragukan lagi akan menjadi yang teratas dalam daftar. Tidak hanya bersaing baik dengan kapal mesin pembakaran tetap, kapal asal Swedia itu dijual ke berbagai belahan dunia, ungkap laman electrek.
Candela sudah melaksanakan uji coba pertama mereka. Kapal Swedia bertenaga listrik yang disertai teknologi canggih, menggunakan energi jauh lebih baik daripada kapal lainnya. Mereka menggunakan teknik hidrofoil yang sangat efisien.
Teknik itu membuat mereka dapat memiliki baterai yang jauh lebih kecil, bahkan lebih mungil ketimbang perahu listrik lainnya. Namun, pada saat yang sama mereka juga dapat melaju dengan lebih cepat, efisien, dan hemat energi karena tidak mengalami hambatan air.
Baca juga:
Mobil Listrik Lebih Laris Dibanding Hybrid di Pasar Indonesia
Perusahaan itu sudah lebih dulu menciptakan kapal dengan konsep serupa pada pendahulunya, yakni C-7. Kapal yang dapat melayang satu meter di atas air dengan sepasang hidrofoil yang dikendalikan komputer berteknologi tinggi. Namun, apa yang ditawarkan C-8 jelas lebih canggih lagi.
Pertama-tama, kapal menggunakan motor C-POD yang dikembangkan sendiri oleh Candela. Benda itu adalah mahakarya teknologi dan teknik, menggunakan sepasang motor listrik counterrotating, yang keduanya dilengkapi poros berongga, untuk menggerakkan dua baling-baling dan menghasilkan tenaga gabungan 50 kW.
Seluruh unit tenaga penggerak itu berada di bawah air, yang membantu pendinginan dan berarti bahwa motor yang sudah senyap diredam lagi suaranya. Perahu itu juga diproduksi dengan cara yang sama sekali berbeda. Sebagian besar dari kapal itu terbuat dari unit serat karbon besar, yang bisa dibuat dengan mudah dan cepat.
Baca juga:
Daftar Mobil Listrik Terlaris di Eropa
Teknologi di C-8 juga jauh lebih maju, seperti mengikuti rute dan mode terbang otonom yang saat ini masih dalam pengembangan. Anggap saja sebagai Tesla Autopilot, tetapi untuk kapal listrik terbang. Kontrol perangkat lunaknya juga sangat ramah terhadap pengguna, alias sangat mudah dioperasikan.
Kapal sepanjang 8,5 meter itu dapat melaju dengan kecepatan 30 knot atau setara dengan 55 km/jam dengan durasi tempuh maksimal dua setengah jam. Hidrofoil kapal itu akan beraksi ketika kapal menyentuh kecepatan 16 knot atau sekitar 29 km/jam, dan C-8 akan bertengger di atas air.
"Candela C-8 yang merupakan perahu listrik jarak jauh dan berkecepatan tinggi pertama. Ia terbang di atas hidrofoil dan hidrofoil itu mengurangi konsumsi energi hingga 80% dibandingkan dengan perahu konvensional," ungkap Kepala Komunikasi Candela Mikael Mahlberg. (waf)
Baca juga:
Honda Siap Rilis 10 Sepeda Motor Listrik pada 2025
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!
Apple Mulai Bingung, Terpaksa Minta Samsung Jadi Pemasok Memori iPhone 18
Bikin Penggemar Kecewa, Samsung Galaxy S26 Edge Batal Meluncur
OPPO Reno 15 Series Segera Meluncur di Indonesia, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 7 2026, Desainnya Mirip iPhone Fold
Meluncur 25 Desember, Xiaomi 17 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Telefoto Periskop 200MP