Calon Presiden Kolombia Miguel Uribe Meninggal Dunia, 2 Bulan setelah Ditembak di Kepala

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Agustus 2025
  Calon Presiden Kolombia Miguel Uribe Meninggal Dunia, 2 Bulan setelah Ditembak di Kepala

Miguel Uribe. (foto: X @MiguelUribeT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SENATOR Kolombia, yang juga calon presiden negara tersebut, Miguel Uribe meninggal dunia, Senin (11/8) dini hari waktu Kolombia. Uribe ditembak di kepala saat acara kampanye dua bulan lalu. Pernyataan kematian disampaikan pihak keluarga dan pihak rumah sakit yang merawatnya. Ia berusia 39 tahun.

Uribe, politisi oposisi sayap kanan, ditembak di Bogota pada 7 Juni saat memberikan pidato di sebuah rapat umum. Serangan itu mengejutkan bangsa itu. Istrinya, Maria Claudia Tarazona, mengumumkan kematiannya di media sosial.

"Aku memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan agar aku bisa belajar hidup tanpamu. Beristirahatlah dengan tenang, cinta dalam hidupku, aku akan menjaga anak-anak kita,” kata Tarazona.

Rumah Sakit Santa Fe Foundation di ibu kota Kolobia, tempat para pendukung secara rutin menggelar doa bersama selama masa perawatannya, mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa kondisinya memburuk karena pendarahan di sistem saraf pusat.

Baca juga:

Capres Kolombia Miguel Uribe Ditembak di Kepala Saat Kampanye, Pelaku Diduga Bocah 15 Tahun



Mantan Presiden Alvaro Uribe, pemimpin Partai Pusat Demokrat yang menaungi sang senator, tapi tidak memiliki hubungan keluarga dengannya, menulis di X bahwa kejahatan menghancurkan segalanya, membunuh harapan.

"Semoga perjuangan Miguel menjadi cahaya yang menerangi jalan yang benar bagi Kolombia," tambah mantan presiden yang awal bulan ini dijatuhi hukuman 12 tahun tahanan rumah oleh hakim atas tuduhan penyalahgunaan wewenang dan suap kepada pejabat publik.

Enam orang telah ditangkap terkait penembakan tersebut, termasuk dua pria yang menurut kantor kejaksaan bertemu di Medellin untuk merencanakan pembunuhan itu. Seorang remaja 15 tahun yang dituduh sebagai pelaku penembakan ditangkap dalam hitungan jam setelah kejahatan itu, tapi polisi mengatakan mereka masih memburu dalang intelektual dari serangan tersebut.

Dalam sebuah video penangkapan remaja itu pada Juni, terdengar ia berteriak bahwa ia disewa seorang pengedar narkoba lokal. Ada imbalan hingga 3 miliar peso (sekitar Rp 11,8 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada identifikasi dan penangkapan pihak yang bertanggung jawab. Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Emirat Arab membantu penyelidikan ini.

Kematian Senator Uribe, seorang ayah dan ayah tiri, menambah tragedi dalam sejarah keluarganya yang penuh cobaan.
Ibunya, jurnalis Diana Turbay, tewas pada 1991 dalam upaya penyelamatan yang gagal setelah diculik Kartel Medellin yang dipimpin gembong narkoba Pablo Escobar.

Uribe meniti karier politik dengan cepat, menjadi legislator terkenal dari partai sayap kanan Pusat Demokrat dan calon presiden yang dikenal karena kritik tajamnya terhadap pemerintahan presiden sayap kiri Gustavo Petro.

Pada usia 25 tahun, ia terpilih menjadi anggota dewan Kota Bogota. Ia menjadi lawan politik utama Petro yang saat itu menjabat wali kota, dengan mengkritik penanganannya terhadap pengelolaan sampah dan program sosial.

Dalam pemilu legislatif 2022, Uribe memimpin daftar calon senator untuk Partai Pusat Demokrat dengan slogan ‘Kolombia yang Utama’ dan berhasil memenangi kursi di majelis tinggi.

Kakek dari pihak ibu, Julio Cesar Turbay, ialah presiden Kolombia dari 1978 hingga 1982, sedangkan kakek dari pihak ayah, Rodrigo Uribe Echavarria, memimpin Partai Liberal dan mendukung kampanye sukses Virgilio Barco pada pemilihan presiden 1986.

Selain istri, putra, dan anak-anak tirinya, Uribe juga meninggalkan ayah dan seorang saudara perempuan.(dwi)

Baca juga:

Kolombia Rencanakan Relokasi 'Kuda Nil Narkoba'

#Miguel Uribe #Kolombia #Penembakan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina
Laporan media lokal The Manila Times, insiden itu terjadi sesaat sebelum kelas dimulai, yang juga menewaskan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina
Dunia
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Penanganan gempa bumi Kolombia kini difokuskan pada pencarian korban hilang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Dunia
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Gempa tersebut merupakan yang terkuat yang melanda Kolombia dalam lebih dari satu dekade.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Dunia
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Gempa yang terjadi pada pagi hari itu juga terasa hingga Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Dunia
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia, menewaskan 132 orang dan melukai 883 lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Dunia
Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Pemerintah memastikan Presiden akan mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Dan memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Olahraga
Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan, Tantang Messi dkk di Perempat Final
Swiss menyingkirkan Kolombia 4-3 lewat adu penalti di 16 besar Piala Dunia 2026. Gregor Kobel jadi pahlawan. Swiss akan menghadapi Argentina di perempat final.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan, Tantang Messi dkk di Perempat Final
Olahraga
Kolombia Kalahkan Ghana 1-0, Bersiap Hadapi Swiss di 16 Besar
Kolombia menjaga status sebagai salah satu tim kuda hitam turnamen seperti halnya Norwegia.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Kolombia Kalahkan Ghana 1-0,  Bersiap Hadapi Swiss di 16 Besar
Bagikan