'Call of Duty' Gunakan AI untuk Menyaring Hate Speech di Mode Online

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 04 September 2023
'Call of Duty' Gunakan AI untuk Menyaring Hate Speech di Mode Online

Activision ingin ciptakan suasana yang lebih sehat di game Call of Duty. (Foto: Unsplash/Fábio Magalhães)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ACTIVISION ingin mencoba mengatasi ujaran kebencian selama pertandingan online dalam game peperangan populernya, Call Of Duty, dengan menggunakan sistem kecerdasan buatan atau AI.

Dilaporkan laman Unilad, Minggu (3/9), penerbit permainan video itu mengatakan alat moderasi yang menggunakan teknologi pembelajaran mesin akan mampu mendeteksi bahasa diskriminatif dan pelecehan secara real-time.

Pembelajaran mesin memungkinkan AI untuk belajar dan beradaptasi tanpa perlu diinstruksikan oleh manusia, melainkan menggunakan algoritma dan data yang diajari untuk mengenali pola.

Activision memperkenalkan alat yang disebut ToxMod dalam Call Of Duty. Alat tersebut dibuat oleh sebuah perusahaan bernama Modulate. Pemain game multipemain, terutama perempuan dan kelompok beragam, sering menghadapi bahasa beracun dan prasangka dalam video game berbasis online.

Baca juga:

'Call of Duty: Warzone' akan Rilis di Smartphone pada 2022

Banyak gamer mengeluhkan kekerasan verbal oleh pemain lain di Call of Duty. (Foto: Unsplash/Florian Olivo)

Para pemain game online telah lama mengeluh tentang pelecehan yang mereka alami. Penelitian oleh Sky Broadband menemukan, satu dari 10 pemain perempuan merasa ingin bunuh diri karena pelecehan yang mereka terima dalam game.

Pada Mei 2021, Activision membatasi ujaran kebencian dalam Call Of Duty. Mereka melarang 350.000 akun pemain karena chat rasialisme dan perilaku toksik.

“Tujuan kami adalah memberikan pemain alat yang diperlukan untuk mengelola pengalaman permainan mereka sendiri, yang dikombinasikan dengan pendekatan penegakan hukum yang mengatasi ujaran kebencian, rasisme, seksisme, dan pelecehan,” kata penerbit game dalam siaran persnya mengenai laporan kemajuan anti-toksisitas.

Masalah ujaran kebencian berdasarkan ras, homofobia, dan seksisme semakin memburuk dalam game multiplayer karena jumlah pemainnya mencapai jutaan, dengan sekitar 90 juta pemain bermain Call Of Duty setiap bulan.

Pimpinan teknologi Activision, Michael Vance, mengatakan penambahan ToxMod akan membuat permainan itu menjadi 'pengalaman yang menyenangkan, adil, dan ramah bagi semua pemain'.

Baca juga:

CEO Xbox Berkomitmen Bawa Call of Duty ke PlayStation

Sistem AI tidak membuat keputusan, hanya mengkategorisasi. (Foto: Unsplash/Arseny Togulev)

Vance mengatakan ToxMod memungkinkan upaya moderasi Activision meningkat secara signifikan, dengan mengkategorikan perilaku toksik berdasarkan tingkat keparahannya. Kemudian, seorang manusia akan memutuskan apakah tindakan harus diambil.

Pemain game hanya akan dapat mematikan ToxMod dengan menonaktifkan obrolan suara dalam permainan, jika tidak, AI akan benar-benar mendengarkan.

Activision mengatakan alat-alat yang sudah ada telah menghasilkan pembatasan komunikasi bagi satu juta akun. Alat-alat ini termasuk kemampuan pemain game untuk melaporkan pemain lain dan pemantauan otomatis obrolan teks dan nama pengguna yang ofensif.

Kode etik game Call Of Duty melarang perundungan dan pelecehan, termasuk penghinaan yang menargetkan ras, orientasi seksual, identitas gender, usia, budaya, agama, dan asal negara.

Sejauh ini, ToxMod telah ditambahkan ke Call Of Duty: Modern Warfare II dan Call Of Duty: Warzone di Amerika Serikat, dengan penyebaran penuh yang diharapkan dimulai dengan rilis Modern Warfare III saat diluncurkan pada 10 November 2023. (waf)

Baca juga:

'Call of Duty Modern Warfare 2' Diumumkan Rilis 28 Oktober 2022

#Game
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Esports World Cup 2026 Resmi Bergulir di Paris, Pertandingkan 24 Game dengan Total Hadiah Hampir USD 75 Juta
Esports World Cup 2026 berlangsung di Paris pada 6 Juli-23 Agustus 2026 dengan 25 kompetisi dari 24 game dan total hadiah mendekati USD 75 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Esports World Cup 2026 Resmi Bergulir di Paris, Pertandingkan 24 Game dengan Total Hadiah Hampir USD 75 Juta
Lifestyle
Kabar Gembira, Pengembang Buka Pra Registrasi Gim Mobile Maple Haven City Rush
Pemain juga ditantang untuk mengoleksi koin sebanyak-banyaknya sambil mengeksplorasi jalur-jalur dengan rintangan yang beragam di jalan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Kabar Gembira,  Pengembang Buka Pra Registrasi Gim Mobile Maple Haven City Rush
Fun
PUBG Mobile x Naruto Shippuden Resmi Hadir 9 Juli 2026, Simak Fitur Baru di Update Versi 4.5
PUBG Mobile resmi berkolaborasi dengan Naruto Shippuden lewat update versi 4.5. Hadirkan update Naruto cs mulai 9 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
PUBG Mobile x Naruto Shippuden Resmi Hadir 9 Juli 2026, Simak Fitur Baru di Update Versi 4.5
Tekno
Waspada Penipuan GTA 6! Modus Pre-Order Palsu dan Akses Awal Mulai Bermunculan
Penipuan pre-order GTA 6 kini makin marak. Namun, ada beberapa cara agar terhindar dari modus canggih tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Waspada Penipuan GTA 6! Modus Pre-Order Palsu dan Akses Awal Mulai Bermunculan
Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Fun
Gamers Sini Kumpul, Cek Tanggal Pasti Rilis GTA VI dan Estimasi Harganya di Indonesia!
Rockstar Games resmi memastikan bahwa Grand Theft Auto VI (GTA VI) akan dirilis pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Wisnu Cipto - Jumat, 27 Maret 2026
Gamers Sini Kumpul, Cek Tanggal Pasti Rilis GTA VI dan Estimasi Harganya di Indonesia!
Fun
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Apakah puasa sambil main game seharian bisa membatalkan? Era digital ini menimbulkan pertanyaan baru soal hukum bermain game saat puasa.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Indonesia
Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 Dimulai, Ada Tiket VIP Seharga Rp 150 Ribu
Penggemar sudah dapat melakukan pembelian tiket regular season MPL ID S17 mulai Jumat (27/2) pukul 17:00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 Dimulai, Ada Tiket VIP Seharga Rp 150 Ribu
Bagikan