Cak Imin Ngaku Kesulitan Kuasai Kandang Merah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Februari 2024
Cak Imin Ngaku Kesulitan Kuasai Kandang Merah

Muhaimin Iskandar. (Foto: DPP PKB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Muhaimin Iskandar melakukan kampanye akbar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bertajuk, JABAR Ngahiji, AMIN Kahiji (rebut kemenangan) di GOR C-Tra Arena Kota Bandung, Jawa Barat, dan kampanye akbar bertajuk, Bandung Ngahiji, AMIN Ngajadi di Nagrek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2).

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin makin percaya diri menjelang pemungutan suara Rabu 14 Februari mendatang. Suara dirinya dan capresnya, Anies Baswedan, kuat di DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Banten.

Baca Juga:

Timnas AMIN Pastikan Nonton Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS Tak Perlu Tiket

Namun, Cak Imin mengatakan suara Anies-Cak Imin tidak kuat di Jawa Tengah yang merupakan kandang PDIP atau kandang merah.

"Jawa alhamdulillah DKI kuat, Jawa Barat kuat, Banten kuat, Jawa Timur Insya Allah karena PKB kuat AMIN kuat. Masalahnya tinggal Jawa Tengah. Jawa Tengah ini kandang merah, kandang kerbau," kata Cak Imin di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2).

Cak Imin berdoa perubahan suara rakyat akan terjadi di Jawa Tengah. Dia menyinggung soal 10 tahun petani di Jawa Tengah tidak mendapat pupuk.

"Masak sih sudah 10 tahun enggak punya pupuk para petani masyarakat Jawa Tengah kan mayoritas petani, sudah 10 tahun nggak dapat pupuk masak sih mau meneruskan," ujarnya.

Dia berharap Jawa Tengah akan bergeser dari kandang merah menjadi kandang hijau. dan meyakini perubahan tak bisa dibendung dan akan nyata terjadi.

"Dengan demikian insyaallah perubahan tak bisa dibendung, perubahan akan nyata di depan mata ," ucap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ini. (Knu)

Baca Juga:

Tembus 3,5 Juta Orang, War Tiket Kumpul Akbar AMIN Kalahkan Coldplay

#Pilpres #Pemilu 2024 #PKB #Muhaimin Iskandar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Para relawan PKB telah mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, seperti masker dan perlengkapan pendukung evakuasi lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Indonesia
Menko Cak Imin Koordinasikan Bantuan Masker dan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Karhutla
Bantuan akan disalurkan ke sejumlah daerah terdampak karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Menko Cak Imin Koordinasikan Bantuan Masker dan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Karhutla
Indonesia
Menko PM Cak Imin Punya 3 Strategi Pemberdayaan Agar Taraf Hidup Masyarakat Meningkat
Di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terdapat paradigma baru yang diterapkan dalam pembangunan nasional, yakni pemberdayaan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Menko PM Cak Imin Punya 3 Strategi Pemberdayaan Agar Taraf Hidup Masyarakat Meningkat
Indonesia
Menko PM Cak Imin Perintahkan BUMN Lakukan Pemberdayaan, Harus Berikan Manfaat
Keberhasilan perusahaan negara tidak hanya dilihat dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuannya membuka kesempatan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Menko PM Cak Imin Perintahkan BUMN Lakukan Pemberdayaan, Harus Berikan Manfaat
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
PKB Sebut Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
PT enam persen merupakan titik keseimbangan antara kebutuhan penyederhanaan sistem kepartaian di DPR dan kewajiban mempertahankan proporsionalitas representasi politik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
PKB Sebut  Parliamentary Threshold 6 Persen Sudah Ideal
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Di atas kertas, angka 5 persen diprediksikan akan menghasilkan tujuh sampai delapan partai politik di parlemen, tidak jauh berbeda saat penerapan PT 4 persen seperti Pemilu 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PKB Dukung Batas Parlemen 5 Persen, Jaga Proporsionalitas Keterwakilan Politik
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Bagikan