MerahPutih.Com - Bagi para coffee geek nama Kopi Gayo mungkin tak asing lagi. Kopi asal Bumi Rencong ini terkenal sebagai salah satu kopi terbaik di Indonesia. Lantas, bagaimana popularitas Kopi Gayo di luar negeri.
Tampaknya perlu lebih banyak lagi promosi agar Kopi Gayo makin mendunia. Salah satu caranya dengan mengikuti ajang international cafe show. Cara inilah yang dipilih Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar.
Bupati Shabela Abubakar memimpin langsung delegasi kabupaten setempat di ajang internasional cafe show di Ho Chi Minh City, Vietnam dan terlibat langsung dalam penjualan kopi dalam event berskala internasional itu.
"Kopi Gayo merupakan salah satu kopi terbaik di dunia yang memiliki cita rasa yang khas ," kata Shabela Abubakar di sela-sela melayani para pengunjung dalam kegiatan yang berlangsung di Vietnam sesuai rilis di Banda Aceh, Jumat (4/5).
Ia menjelaskan salah satu tujuan keikutsertaan ini adalah untuk meningkatkan promosi Kopi Gayo serta memperkenalkan budaya, terutama Kerawang Gayo.
Shabela mengatakan pihaknya terus melakukan diplomasi kopi, terutama di pasar Asia yang selama ini masih relatif kurang, namun punya potensi penduduk yang besar seperti China.
"Vietnam sudah mampu produksi kopi hingga mencapai 2 ton per hektare, karena itu selain mengikuti Cafe Show, kita juga ingin lihat budidaya dan proses pasca panennya," kata Shabela sebagaimana dilansir Antara.
Ia mengatakan para pengunjung dalam kegiatan tersebut sangat antusias untuk mengetahui secara langsung terhadap kopi asal provinsi ujung paling barat Indonesia itu.
Keikutsertaan delegasi Aceh Tengah dalam Cafe Show International di Vietnam mendapat dukungan dari KJRI Ho Chi Minh City dengan penyediaan booth pameran dan berbagai fasilitas lainnya.
Dalam kegiatan tersebut Pemkab Aceh Tengah juga turut memfasilitasi beberapa pengusaha untuk memamerkan produk Kopi Gayo dalam event tahunan tersebut.
Sebelumnya diberitkan, Pemkab Aceh Tengah mengirim delegasi dari daerah setempat untuk mengikuti International Cafe Show di Ho Chi Minh City, Vietnam.
"Delegasi ini terdiri dari jajaran pemerintah dan eksportir kopi. Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar juga akan ikut serta dalam kegiatan ini," kata Kabag Humas Aceh Tengah, Mustafa Kamal dihubungi di Banda Aceh.
Ia menjelaskan Cafe show yang berlangsung hingga 5 Mei 2018 tersebut didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City yang mengundang langsung Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.
"Bupati akan tiba pada hari kedua Cafe Show dan beliau juga akan melakukan beberapa pertemuan bisnis yang difasilitasi KJRI Ho Chi Minh City," katanya.
Ia menjelaskan delegasi Aceh Tengah juga akan mengunjungi wilayah perkebunan kopi arabika di Vietnam guna mengetahui proses budidaya dan pasca panen terhadap komoditas tersebut.
"Vietnam adalah produsen kopi terbesar kedua di dunia dan mampu mengolah satu hektare lahan hingga mencapai 1,5 ton per hektare, ini perlu dipelajari, dan pak bupati mau lihat langsung perkebunan kopi di Vietnam," katanya.
Ia menambahkan ada dua perusahaan yang turut serta dalam delegasi Kabupaten Aceh Tengah tersebut yakni koperasi Arinagata dan PT Meukat Komuditi Gayo.(*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kopi Gayo Indonesia Dipromosikan di Amerika Serikat