Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Film

Bukan Hanya Soal Monster, ‘Sweet Home’ Ajarkan Tentang Solidaritas

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 24 Desember 2020
Bukan Hanya Soal Monster, ‘Sweet Home’ Ajarkan Tentang Solidaritas

Sweet Home terdiri dari 10 episode. (Foto: But Why Tho A Gee Community)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU kamu buka pencarian di Netflix, tayangan yang paling sering dicari saat ini adalah Sweet Home. Serial garapan sutradara Lee Eung-bok ini lagi ramai dibicarakan. Penggemar genre thriller pasti menyukai film ini. Eung-bok pun buka-bukaan soal serial terbarunya ini.

Eung-bok dikenal lewat serial televisi laris Descendants of the Sun (2016), Guardian: The Lonely and Great God (2016), dan Mr. Sunshine (2018). Ketiga serial ternama itu merupakan cerita cinta antara dua sejoli. Dua tahun kemudian, Eung-bok keluar dari zona nyaman dengan menggarap genre thriller, Sweet Home.

Baca juga:

Netflix Rilis Adaptasi Webtoon 'Sweet Home'

Bukan Hanya Soal Monster, ‘Sweet Home’ Ajarkan Tentang Solidaritas Tetangga
Sutradara Lee Eung-bok. (Foto: Forbes)

Dalam wawancara dengan Yonhap, sutradara mengatakan serial terbarunya ini sama-sama seru dan menyenangkan seperti sebelumnya.

“Ini kisah monster, tapi bukan cuma soal monster. Ini bercerita tentang tetangga-tetangga yang berjuang melawan musuh tak terbayangkan dalam solidaritas,” kata Eung-bok.

Sweet Home merupakan serial yang diangkat dari webtoon populer berjudul sama karya Kim Kan-bi dan Hwang Young-chan. Terdiri dari 10 episode, serial ini menceritakan tentang remaja bernama Hyun-soo (Song Kang) yang tinggal di apartemen Green Home setelah kehilangan keluarganya dalam kecelakaan.

Suatu ketika, manusia-manusia mendadak berubah menjadi monster. Akhirnya remaja tu bekerja sama dengan tetangga-tetangganya di apartemen untuk melawan monster demi bertahan hidup.

Genre thriller mungkin asing bagi Eung-bok mengingat ia juga pernah menciptakan drama remaja populer seperti Dream High (2011).

Baca juga:

‘Sweet Home’, Rekomendasi Serial Korea Pekan ini

“Dalam cerita, monster menampilkan hasrat manusia. Ini tentang bagaimana monster diciptakan dan berkembang lebih jauh,” kata Eung-bok.

Serial ini manusia tidak menjadi monster karena penyakit, sebagaimana kisah zombie atau monster lainnya. Transformasi menjadi monster justru disebabkan hasrat mendalam manusia. Contohnya, monster protein melambangkan obsesi manusia yang ingin punya kondisi fisik fit dan sempurna.

Eung-bok tidak berfokus pada konflik yang terjadi antara manusia dan monster. Dia lebih berkonsentrasi kepada bagaimana manusia merespons dan menghadapi manusia lain yang berubah menjadi monster.

Ia berkolaborasi dengan kru visual efek internasional seperti Legacy Effects, yang bekerja untuk film Avatar dan Avengers. Pengeluaran terbesar dari dana pembuatan Sweet Home adalah 3 miliar won atau sekitar Rp38 miliar hanya untuk satu episode, khususnya pada efek visual.

Eung-bok kini sedang menyutradarai serial TV lain berjudul Cliffhanger atau Jirisan yang dibintangi Jun Ji-hyun serta Ju Ji-hoon. Serial itu rencananya tayang tahun depan. (and)

Baca juga:

Diadaptasi ke Drama Korea, ‘The Secret of Angel' dan ‘Sweet Home’ Tayang Bulan Ini

s

#Film #Film Serial #Film Korea
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
Simak daftar lima film horor terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Mulai dari Ketok Mejik, Laddaland, Insidious: Out of Further, Harusnya Horror, hingga Paket Santet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
ShowBiz
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo tampil dalam film horor komedi Ketok Mejik. Mengusung kisah pemilik bengkel yang mengandalkan palu sakti peninggalan leluhur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
ShowBiz
'The Odyssey' Bocor di X, Universal Pictures Tegaskan Akan Tempuh Jalur Hukum
Pihak Universal menanggapi pelanggaran hak cipta dengan serius.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
'The Odyssey' Bocor di X, Universal Pictures Tegaskan Akan Tempuh Jalur Hukum
ShowBiz
Winston Duke Sebut Kehadiran David Jonsson di 'Black Panther 3' sebagai Angin Segar
Dengan kehadiran Black Panther baru ini, Duke mengaku optimistis aktor asal Inggris tersebut mampu mengemban peran penting itu.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Winston Duke Sebut Kehadiran David Jonsson di 'Black Panther 3' sebagai Angin Segar
Bagikan