Buka PON XX, Jokowi Ladeni Tantangan Anak-Anak Papua Main Bola

Thomas KukuhThomas Kukuh - Sabtu, 02 Oktober 2021
Buka PON XX, Jokowi Ladeni Tantangan Anak-Anak Papua Main Bola

Tangkap layar Presiden Jokowi bermain bola saati pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (2/10/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi kejutan dengan bermain bola bersama tiga orang anak Papua saat upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada Sabtu (2/10).

Awal Presiden Jokowi bermain bola adalah saat pesepak bola legendaris Papua Jack Komboy sedang bermain dengan tiga orang anak Papua. Keempatnya mengenakan kaos merah putih bertuliskan "PON XX Papua" di bagian belakang.

Lalu ada suara yang mengatakan "Bapak Presiden, mari sini dukung kita.” Mendengar ajakan itu, Presiden Jokowi beranjak dari tempat duduk VVIP, kemudian menuruni tangga menuju lapangan utama untuk bergabung dengan Jack Komboy dan anak-anak Papua itu.

Presiden Jokowi sempat bermain bola sekitar tiga menit dengan saling melakukan operan kecil ke arah tiga anak Papua dan Jack Komboy. Dengan tetap mengenakan masker, Presiden Jokowi tampak mahir memainkan bola dengan kaki kanannya.

Setelah mengoper-oper bola, seorang penampil dengan mengenakan baju adat Papua membawa alat musik tifa dan memberikannya kepada Presiden Jokowi, sebagaimana dilansir dari Antara.

pon
Upacara Pembukaan PON XX Papua. Foto:ANT

Selanjutnya, Presiden Jokowi memukul tifa tersebut dan setelah itu kembali ke tempat duduk VVIP. Para menteri dan undangan lainnya juga sudah ikut memukul-mukul tifa tanda dibukanya PON XX Papua. Sempat meminum air mineral yang ada di sampingnya, Presiden Jokowi lalu menikmati pertunjukkan upacara pembukaan PON XX Papua selanjutnya.

Kemudian, pesepak bola nasional asal Papua Boaz Salossa muncul membawa obor dan berlari menuju kaldron untuk menyalakan api PON XX. Bersamaan dengan itu, kembang api warna-warni muncul bergantian menambah semarak suasana pembukaan.

"Marilah kita rayakan PON ini dengan penuh suka cita, menjunjung tinggi sportivitas mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa. Yakinlah kemajuan Papua akan berjalan cepat, mari tunjukkan partisipasi kita untuk menjamin keberhasilan PON XX ini," kata Presiden Jokowi dalam pidato pembukaan.

Sebanyak 7.066 atlet dari seluruh provinsi di Indonesia mengikuti PON XX di Papua pada 2-15 Oktober 2021, dengan rincian atlet putra 4.176 orang dan atlet putri 2.890 orang.

Ketua Tim Keabsahan PON XX Papua Soedarmo menjelaskan atlet-atlet dari 34 provinsi itu berkompetisi dalam 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang, dan 679 nomor pertandingan. (*)

#PON 2020 #Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan