Budi Gunawan Ingatkan Stabilitas Politik Daerah Demi Sukseskan Pemerintahan Prabowo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 November 2024
Budi Gunawan Ingatkan Stabilitas Politik Daerah Demi Sukseskan Pemerintahan Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 pada Kamis (7/11).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, yang jadi pembicara menekankan pentingnya stabilitas politik dan keamanan untuk menunjang program pemerintah.

Dia menyebut butuh kerja sama berbagai pihak untuk memastikan stabilitas politik dan keamanan terjaga dengan baik.

"Menjaga stabilitas itu membutuhkan kerja sama di antara kita semua. Tidak akan mungkin kita mampu menangani stabilitas ini hanya dengan satu institusi saja,” ungkap Budi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 pada Kamis (7/11).

Baca juga:

Muluskan Pemerintahan Prabowo, Budi Gunawan Bentuk 7 Desk Khusus

Karena itu, mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut mengatakan, stabilitas politik dan keamanan menjadi tanggung jawab semua pihak. Baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

"Kita semua yang hadir di sini memiliki tanggung jawab yang sama, tanggung jawab yang besar untuk memastikan stabilitas di wilayahnya masing-masing tetap terjaga,” tegasnya.

Budi menyatakan, stabilitas politik dan keamanan juga menjadi penting untuk memastikan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Yakni delapan Asta Cita, 17 program prioritas, serta delapan program quick wins.

Budi melanjutkan, salah satu program Astacita yang harus diterapkan di daerah yakni swasembada pangan dan program makan bergizi gratis.

"Sebagai pimpinan di daerah peran bapak dan ibu sekalian sangatlah penting untuk menyukseskan program-program prioritas tersebut," kata Budi Gunawan.

Budi pun mengambil contoh program makan bergizi gratis. Program tersebut harus diberlakukan agar masyarakat mengalami perbaikan gizi sehingga IQ atau daya pikir pun menjadi meningkat.

Hasil riset yang dilakukan oleh James R. Flynn di 72 negara, memperlihatkan bahwa dalam durasi 72 tahun.

Dari tahun 1948-2020 IQ masyarakat dunia ini naik menjadi 2,2 poin karena pemenuhan gizi yang membaik.

"Berdasarkan hasil penelitian itu, program makan bergizi pemerintah dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas," katanya. (Knu)

#Kabinet Merah Putih
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel Johan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Prabowo menceritakan ketegasannya saat dihadapkan pada daftar puluhan perusahaan pelanggar aturan yang izinnya terancam dicabut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Presiden Prabowo menyentil pejabat yang tak paham Pasal 33 UUD 1945 untuk mengundurkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Indonesia
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan risiko ketergantungan impor pangan di tengah konflik global. Ia menegaskan swasembada pangan kunci kemandirian bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Indonesia
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo resmi mengumumkan Indonesia swasembada beras per 31 Desember 2025. Cadangan Beras Pemerintah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
1 Tahun Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Klaim Jangkau 55 Juta Penerima
Program MBG genap setahun dan telah menjangkau 55 juta anak serta ibu hamil. Presiden Prabowo menargetkan zero defect dalam pelaksanaannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
1 Tahun Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Klaim Jangkau 55 Juta Penerima
Indonesia
Prabowo Minta Menteri Berani Ambil Inisiatif, Tak Perlu Tunggu Perintah
Presiden Prabowo Subianto meminta menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih berani mengambil inisiatif dan memahami arah besar tanpa selalu menunggu instruksi atasan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Minta Menteri Berani Ambil Inisiatif, Tak Perlu Tunggu Perintah
Indonesia
Prabowo Sentil Pengkritik Program MBG Ibarat Orang Pintar Tak Punya Nurani
"Hai orang-orang pintar, hai orang-orang pintar yang ngejek lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita anak-anak itu," kata Presiden Prabowo
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Sentil Pengkritik Program MBG Ibarat Orang Pintar Tak Punya Nurani
Bagikan