'BRISTOL : A Hidden Eden', Film Dokumenter tentang Satwa Liar di Kota Bristol

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 06 Agustus 2022
'BRISTOL : A Hidden Eden', Film Dokumenter tentang Satwa Liar di Kota Bristol

'BRISTOL : A Hidden Eden' sajikan film tentang kehidupan hewan liar di kota. (Pexels/Bas Van Brandwijk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BRISTOL, kota kecil di kawasan Inggris Barat Daya, menyimpan banyak warisan budaya. Gedung-gedung kuno yang bersejarah, jembatan tipe suspensi Clifton dari abad ke-19 yang ikonik, dan pelabuhan tua Bristol yang berdiri sejak abad ke-13.

Bristol sempat ternobat sebagai kota untuk bermukim terbaik di Inggris oleh harian Sunday Times pada 2017. Kota ini punya segalanya untuk ditinggali. Bentang alam yang indah, bangunan klasik yang terawat, udara yang bersih, ritme hidup yang lambat, dan kebudayaan yang beragam. Semuanya bikin siapapun betah berlama-lama tinggal di sini.

Tak hanya nyaman ditinggali oleh manusia, Bristol juga menjadi rumah aman bagi beberapa spesies satwa asli Inggris. Mereka hidup berdampingan dengan warga Bristol. Kehidupan satwa ini diangkat oleh 20 mahasiswa Universitas Bristol lewat sebuah film bertajuk BRISTOL : a Hidden Eden. Kisahnya tentang keseharian satwa lokal seperti rubah, rusa merah, elang peregrine, kambing gunung, dan burung cekakak atau raja udang (kingfisher).

Proses syuting film ini dilakukan di sejumlah wilayah Bristol : Avon Gorge, Eastville Park, Ashton Court, dan pusat kota. Film ini berdurasi pendek saja, sekira 17 menit. Tapi ternyata proses pengambilan gambarnya memakan waktu lama.

Baca juga:

Flume Rilis Album 'Palaces', Terinspirasi dari Satwa Liar dan Alam

Tim produksinya harus terjaga selama 4.000 malam untuk mengambil banyak shot hewan pada malam hari. Salah satu adegan memotret rubah yang berkeliaran di jalanan kota Bristol pada malam hari.

Rata-rata kru film menghabiskan waktu selama kurang lebih 9 bulan untuk fokus menyorot 1 binatang saja. Burung cekakak jadi hewan yang paling sulit diabadikan momennya.

"Salah satu tantangan terbesar adalah memfilmkan bagian burung cekakak. Saya butuh tiga tahun untuk mendapatkan rekaman yang cukup bagus," kata Matteo Clarke (21 tahun), produser sekaligus sutradara film tersebut, seperti dikutip bristol.ac.uk (1/8/22).

Clarke mengapresiasi teman-temannya yang mengerjakan film ini secara total. Mereka bangun sebelum jam 4 pagi untuk merekam aktivitas burung cekakak. "Semua kru benar-benar termotivasi untuk membuat sebuah film dokumenter yang layak tentang satwa menakjubkan di kota kami sendiri," terang Clarke.

Baca juga:

Vila Berlantai Kaca Ini Tawarkan Pemandangan Satwa Liar

bristol a hidden eden
Burung cekakak jadi hewan yang paling sulit diabadikan momennya. (Pexels/Pixabay)

Kerja keras 20 mahasiswa itu beroleh pujian. Steve Backshall, naturalis sekaligus penyiar, mengatakan film itu sungguh sensasional. "Kemampuan mereka menceritakan kisah satwa liar dan mengubah cara orang memandang dunia alami sungguh tak ternilai dan sangat berharga," kata Backshall seperti dikutip bbc.com.

Profesor Claire Grierson, Kepala School of Biological Sciences di Universitas Bristol, mengatakan BRISTOL: A Hidden Eden adalah film menakjubkan yang menangkap kompleksitas satwa di perkotaan.

“Semua mahasiswa yang terlibat dalam film ini telah bekerja secara brilian. Tak diragukan lagi, kita akan melihat lebih banyak karya mereka pada masa depan,” katanya dalam bristolworld.com.

Kehadiran BRISTOL: A Hidden Eden diharapkan dapat menginspirasi orang-orang agar lebih menjaga dan memperhatikan keindahan alami dunia dimana kita semua hidup berdampingan. Film BRISTOL: A Hidden Eden ini bisa kamu tonton secara daring di akun YouTube Wildlife Film Society. (mcl)

Baca juga:

Mengenal Satwa Gaib di Natural History Museum London

#Hewan #Inggris #Film Dokumenter
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Cari prediksi Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League 2026? Cek bocoran susunan pemain, rekor head-to-head, jadwal siaran langsung, dan peluang menang The Three Lions lawan juara dunia di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League: Analisis Lengkap, Head to Head Hingga Prediksi Pemain dan Skor
Olahraga
Inggris vs Spanyol: Duel Ulangan Final Euro 2024, Mampukah The Three Lions Revans?
Simak prediksi duel seru Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League lengkap dengan head to head dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Inggris vs Spanyol: Duel Ulangan Final Euro 2024, Mampukah The Three Lions Revans?
Lifestyle
Film Kasus Ferdy Sambo Tayang Global Masuk Top 10 Netflix, Ini Sinopsisnya
Film dokumenter Skenario Sang Jenderal resmi tayang di Netflix. Simak sinopsis pengusutan kasus rekayasa pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Film Kasus Ferdy Sambo Tayang Global Masuk Top 10 Netflix, Ini Sinopsisnya
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
ShowBiz
Film Dokumenter 'Always Lalisa' Segera Tayang, Intip Perjalanan Karier Solo Lisa BLACKPINK
Film Always Lalisa bakal tayang di bioskop Oktober 2026. Film dokumenter ini mengungkap perjalanan karier solo sang penyanyi.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Film Dokumenter 'Always Lalisa' Segera Tayang, Intip Perjalanan Karier Solo Lisa BLACKPINK
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Bagikan