Bos Suzuki Tolak Ide Jimny Bertenaga Listrik
Bos Suzuki tolak ide Jimny bertenaga listrik. (Foto: Suzuki)
MerahPutih.com - Suzuki belum menjual mobil baru di banyak pasar sejak 2012, tetapi masih berkembang di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Model ikonik mereka, Jimny, meski tetap dikenal, tidak lagi sepopuler dulu. Di Eropa, Jimny kini hanya dijual sebagai kendaraan komersial dua tempat duduk. Mobil ini dikenal karena desainnya yang kaku dan mesinnya yang kecil, dengan mesin bensin 1.500 cc.
Jimny dianggap sebagai kandidat yang tepat untuk elektrifikasi. Sebuah versi listrik yang kecil dan murah akan menjadi alternatif menarik, namun menurut Toshihiro Suzuki, CEO Suzuki, itu tidak akan terwujud.
Baca juga:
"Jika Anda berbicara tentang Jimny EV, saya pikir itu akan merusak bagian terbaik dari Jimny," kata Suzuki, merujuk pada bobotnya yang ideal.
Suzuki berencana untuk terus menawarkan Jimny dengan bahan bakar konvensional, serta mempertimbangkan penggunaan biofuel atau listrik untuk memperpanjang umur kendaraan ini.
Jimny versi gas terbaru memiliki bobot 1.094 kg untuk versi dua pintu, sedangkan eVitara listrik mulai dari 1.701 kg. Meski Jimny bisa lebih ringan dengan baterai kecil, Suzuki berpendapat elektrifikasi bukan pilihan yang tepat untuk model ini, meski ada potensi untuk peningkatan performa dan kesenangan dalam berkendara. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor