Bocah Tanpa Anus Butuh Uang Rp 50 Juta untuk Operasi
Rahmawati menunjukkan lubang anus buatan di perutnya. (MP/Mauritz)
MerahPutih.com - Rahmawati, anak berusia tujuh tahun di Dusun 1 RT 3 RW 3, Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tak memiliki lubang anus. Kondisi ini dialami Rahmawati sejak lahir.
Meski kondisinya demikian, tak membuat membuat anak kedua dari pasangan, Warsina (52) dan Tarina (47) patah semangat. Rahmawati tetap tersenyum.
Siswi kelas II SD Nasrul Ulum, Jagapura Kulon ini tetap bersemangat meski kondisinya tak normal.
Ayah Rahmawati, Warsina menuturkan saat berusia 10 hari, anaknya itu sempat menjalani operasi untuk membuat saluran atau lubang anus buatan di perutnya. Hingga kini, lubang buatan yang terhubung dari saluran pencernannya itu masih berfungsi.
"Alhamdulilah masih bisa buang air besar. Waktu itu hanya dibuat lubang diperut karena secara fisik anak saya dianggap kurang kuat kalau langsung melakukan operasi pada bagian anusnya, karena masih bayi," kata Warsina di Cirebon, Sabtu (30/9).
Warsina mengatakan, anaknya harus menjalani operasi kedua untuk membuat lubang pada bagian anusnya saat usianya menginjak enam tahun. Namun, tak adanya biaya menjadi kendala utama. Operasi pun diurungkannya hingga saat ini.
"Biaya operasi kedua butuh biaya Rp 50 juta, dan kami belum punya uangnya untuk operasi kedua," tandasnya. (*)
Berita ini adalah hasil liputan Mauritz, reporter atau kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Untuk mengikuti hasil liputan Mauritz lainnya silakan baca: Polisi Ubah Puluhan Kendaraan Dinas Jadi Angkot