BNPB: Korban Gempa Tsunami Sulteng Butuh 18.000 Rumah Tenda

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 17 Oktober 2018
BNPB: Korban Gempa Tsunami Sulteng Butuh 18.000 Rumah Tenda

Kondisi Palu pascatsunami. Foto: @Sutopo_PN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut dibutuhkan 18 ribu tenda untuk memenuhi kebutuhan penanganan pengungsi pascagempa disertai tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Tidak semua prngungsi memakai tenda besar, tapi tenda keluarga. Bila dihitung kalau jumlah pengungsi sekitar 70 ribuan dibagi empat satu keluarga, keluarnya sekitar 18 ribuan," kata Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja di Kantor Gubernur Sulteng, Palu, Rabu (17/10).

Sebuah rumah hancur akibat gempa Palu. Foto: @Sutopo_PN

Menurut Bernadus, belasan ribu tenda itu untuk keperluan warga korban gempa yang tidak memiliki rumah akibat rumahnya hancur akibat gempa serta tsunami pada dua pekan lalu. Saat ini baru ada sekitar 6.000 tenda bantuan dari sejumlah LSM lokal dan dunia. "Saat ini sudah terkumpul 5.000 tenda dan Palang Merah Indonesia menyiapkan 1.300 tenda," imbuh dia, dikutip Antara.

Tugas dan fungsi BNPB, lanjut Wisnu, tidak hanya mengoordinator persoalan bencana juga sebagai katalisator guna memperlancar semua mekanisme, termasuk mempermudah pengiriman dan bea masuk pelabuhan maupun bandara. "Nanti kalau masih kurang kita mendukung yang lain atau gap-nya mau berapa tenda atau dicarikan dari bantuan internasional. Kalau masih kurang lagi kita siapkan dana," tandas dia.

gempa
Kondisi Petobo Palu pascagempa bumi. Foto: @ZUL_Hasan

Sedangkan untuk kebutuhan tenda sekolah sebagai tempat belajar mengajar siswa diperlukan 800 unit yang disebar di tiga daerah yang terdampak gempa disertai tsunami dan likuifaksi.

Sebelumnya, lembaga kemanusiaan Unicef telah mengirimkan tenda 200 unit untuk digunakan sebagai tempat sekolah sementara, mengingat proses belajar mengajar siswa yang terdampak gempa di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala terganggu. (*)

#Gempa Palu #Tsunami Palu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Indonesia
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah
Indonesia
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Warga yang meninggal di Kabupaten Sigi, wilayah dengan dampak paling signifikan.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa Sulawesi Tengah, Menurut BNPB
Indonesia
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemantauan dan pendataan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6).
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BNPB Sebut Sejumlah Bangunan Rusak Imbas Gempa Bumi M 6,7 di Palu
Indonesia
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Gempa ini dikategorikan dalam gempa dangkal yang dipicu sesar aktif.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
BMKG Sebut Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Termasuk Gempa Dangkal, Dipicu Pergerakan Sesar Aktif
Indonesia
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Agustus 2025
Gempa Magnitudo 6 Guncang Poso Sulteng, Tidak Berpotensi Tsunami.
Bagikan