BNPB: 60 Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor
Banjir merendam kawasan Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan korban jiwa akibat banjir dan longsor yang terjadi di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten terus bertambah. Hingga Sabtu (4/1) pukul 18.00 WIB tercatat sebanyak 60 orang meninggal dan dua orang hilang.
Baca Juga
"Jumlah korban meninggal dunia per tanggal 4 Januari 2020, pukul 18.00 WIB, sejumlah 60 orang meninggal dan dua orang hilang. Terjadi penambahan jumlah korban meninggal di Kabupdaten Lebak," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo dalam keterangannya, Minggu (5/1).
Di sisi lain, kata Agus, pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan, karena telah kembali ke rumahnya masing-masing. Dari 173.064 jiwa, saat ini pengungsi hanya 92.261 jiwa.
Sebelumnya diberitakan hujan yang mengguyur sejak Selasa (31/12) hingga Rabu (1/1) itu telah mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Jabodetabek.
Baca Juga
Reaksi Anies Tanggapi Isu Anggaran Penanggulangan Banjir 2020 Dipotong
Sementara itu, banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (1/1) pagi akibat meluapnya Sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). (Pon)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
WFH Banjir Jakarta Tak Berlaku untuk Sektor Layanan 24 Jam, Pakai Sistem Shif
Pengemudi Sigra Tewas Saat Terjebak Macet Banjir Jakbar, Polisi Temukan Inhaler dalam Mobil
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah