BMKG Waspadai Hujan Ekstrem di Cilacap

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 02 Mei 2017
BMKG Waspadai Hujan Ekstrem di Cilacap

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengimbau warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mewaspadai potensi hujan ekstrem yang akan terjadi pada bulan Mei.

"Berdasarkan pengamatan kami, pada bulan Mei atau penghujung musim hujan, di Kabupaten Cilacap biasanya terjadi hujan ekstrem dengan curah lebih dari 100 milimeter dalam kurun 24 jam," kata Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, Teguh Wardoyo di Cilacap, Selasa (2/5).

Menurutnya, hujan ekstrem tersebut pernah terjadi pada tahun 2016, 2014, dan tahun-tahun sebelumnya dengan lokasi maupun waktu yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, Teguh mengimbau warga Kabupaten Cilacap yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan lebat lebih dari tiga jam.

"Hal itu terlihat dari curah hujan yang terjadi selama bulan April cenderung lebih rendah dibanding bulan-bulan sebelumnya. Khusus di kota Cilacap, curah hujan selama bulan April tercatat hanya 114 milimeter," katanya.

Terkait dengan prakiraan curah hujan bulan Mei di Kabupaten Cilacap, dia mengatakan, berdasarkan pantauan satelit secara umum diprakirakan berkisar 100-300 milimeter.

Menurut dia, curah hujan yang paling tinggi diprakirakan terjadi di wilayah kota Cilacap dan Kecamatan Kampung Laut yang berkisar 200-300 milimeter, wilayah lainnya berkisar 151-200 milimeter, serta yang paling kecil di Kecamatan Kedungreja dan sekitarnya diprediksi berkisar 101-150 milimeter.

Kendati curah hujan bulan Mei di wilayah barat Cilacap atau Kecamatan Kedungreja dan sekitarnya diprakirakan paling rendah, Teguh mengatakan wilayah timur Cilacap seperti Kecamatan Binangun, dan Nusawungu justru diprediksi akan lebih dulu memasuki awal musim kemarau.

"Kami prakirakan awal musim kemarau untuk wilayah timur Cilacap berlangsung pada dasarian atau 10 harian pertama bulan Juni, disusul sebagian besar wilayah Cilacap pada dasarian kedua Juni," katanya.

Sumber: ANTARA

#Hujan Dan Petir #Cilacap #Cuaca Buruk #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 19 Oktober 2026: hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Indonesia
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Asap karhutla mulai menjauh dari Jabodetabek, tetapi kualitas udara Jakarta masih tidak sehat di sejumlah titik. BMKG mengingatkan potensi cuaca kering dan kebakaran hutan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Prakiraan cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026, menunjukkan potensi hujan ringan, petir, dan kabut di sejumlah wilayah Indonesia. Waspadai awan Cumulonimbus yang dapat mengganggu penerbangan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Indonesia
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjauhi wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Indonesia
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Cari info prediksi banjir rob Jakarta Utara terbaru? Cek peringatan dini BMKG untuk periode 12-16 Oktober 2026, daftar wilayah terdampak, dan antisipasinya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Indonesia
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Cek update prakiraan cuaca BMKG 16-19 Oktober 2026. Mayoritas Indonesia cerah terik, tapi waspada peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Bagikan