Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 12 Februari 2024
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: Unsplash/ Axel Antas-Bergkvist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi bahaya gelombang laut tinggi pada 12-13 Februari 2024 di seluruh perairan Indonesia.

"Ya tiga kategori yakni tinggi, lebih tinggi, dan sangat tinggi. Dan untuk gelombang sangat tinggi di kisaran 4-6 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan perairan utara Kepulauan Natuna," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, Senin (12/2).

Baca juga:

Ancaman Nyata Perubahan Iklim, Kepala BMKG Ungkap Dampak Mengkhawatirkan

Sedangkan untuk gelombang yang lebih tinggi, berada di kisaran 2.5-4.0 meter yang berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan selatan Kepulauan Natuna, perairan Kepulauan Subi - Serasan, perairan Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, Laut Sulawesi bagian timur, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera.

Sementara itu, tinggi gelombang 1,25-2,5 meter, kata Eko, berpeluang terjadi secara merata di sebagian besar kawasan perairan Indonesia barat-timur, di mana meliputi perairan utara Sabang, barat Aceh barat Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, Enggano, Bengkulu-Barat Lampung, Samudera Hindia barat Sumatera, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian barat dan selatan.

Selain itu, di perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Selat Bali-Badung-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat-Laut Sawu, Selat Alor-Patar, Selat Wetar, perairan selatan Kupang-Pulau Rote, Samudera Hindia selatan Banten-NTT, perairan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, perairan Kepulauan Karimun Jawa, Selat Makassar bagian selatan, serta perairan barat Sulawesi Selatan.

Lalu, Laut Flores, Laut Banda, perairan Kepulauan Sabalana – Kepulauan Selayar, Laut Sumbawa, perairan Pulau Bonerate-Kalatoa, Bau-bau, Wakatobi, Sernata-Leti, Barbar-Tanibar, dan Kepulauan Kai-Aru, Fak-fak-Kaimana.

Baca juga:

Bawaslu dan KPU Kompak Usul Pencoblosan di Demak Ditunda karena Banjir

Angin menjadi pengaruh tingginya gelombang air laut
Angin menjadi pengaruh tingginya gelombang air laut. Foto: Unsplash/Jeremy Bishop

Selanjutnya, menyasar Kepulauan Amamapare-Agats bagian barat, Laut Arafuru, Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro-Bitung, selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera dan perairan utara Papua Barat.

Eko menjelaskan, analisa BMKG menemukan pola angin menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya gelombang air laut, berikut dampak aktifnya gelombang ekuator Rossby-Kelvin hingga adanya aktivitas Monsun Asia.

Kemudian, wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat baya-barat laut dengan kecepatan 4-20 knot.

Menurutnya, atas kondisi tersebut masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

BMKG pun berharap kewaspadaan tersebut juga dapat diterapkan pelaku pelayaran dan pihak pemegang otoritas keselamatan pelayaran laut dengan memperhatikan risiko tinggi.

Adapun klasifikasinya meliputi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), kapal feri (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti kapal Kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter). (*)

Baca juga:

BMKG Bakal Punya Gedung Khusus Tsunami Early Warning System

#Bencana Alam #Gelombang Tinggi #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Diguyur Hujan Jumat Malam
Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan diguyur hujan pada Jumat, 17 Juli 2026 malam hari.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Diguyur Hujan Jumat Malam
Indonesia
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Gunung Semeru mengalami 11 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-8 mm, delapan kali harmonik dengan amplitudo 1-15 mm
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diprediksi Bebas Hujan Hari Ini, Cuaca Cerah hingga Cerah Berawan
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di seluruh wilayah ibu kota didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dari pagi hingga malam hari.
Frengky Aruan - Kamis, 16 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diprediksi Bebas Hujan Hari Ini, Cuaca Cerah hingga Cerah Berawan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal Kamis, 16 Juli 2026
Mayoritas kota besar di Indonesia akan berada dalam cuaca cerah hingga berawan tebal pada Kamis, 16 Juli 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 16 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal Kamis, 16 Juli 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah dan Berawan, Rabu, 15 Juli 2026
Sedangkan hujan dengan intensitas ringan akan turun di Kota Bengkulu, Pontianak, Serang, dan Tanjung Pinang.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah dan Berawan, Rabu, 15 Juli 2026
Olahraga
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 14 Juli 2026
Sejumlah wilayah di barat Indonesia akan diguyur hujan, termasuk dengan disertai petir pada Selasa, 14 Juli 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 14 Juli 2026
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Lifestyle
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
BMKG menyebut hampir separuh wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Curah hujan diperkirakan terus menurun hingga puncak kemarau Agustus-September 2026, waspadai karhutla dan krisis air
ImanK - Senin, 13 Juli 2026
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
Indonesia
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Akan Cerah hingga Berawan Tebal, Senin, 13 Juli 2026
Sejumlah kota besar di Indonesia akan cerah hingga brawan tebal pada Senin, 13 Juli 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Akan Cerah hingga Berawan Tebal, Senin, 13 Juli 2026
Bagikan