Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG Ungkap Erupsi Gunung Marapi Berdampak pada Penerbangan

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 06 Desember 2023
BMKG Ungkap Erupsi Gunung Marapi Berdampak pada Penerbangan

Warga melihat gunung merapi yang sedang erupsi.Antara/Iggoy

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat memiliki dampak sangat signifikan bagi dunia penerbangan.

Berdasarkan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), semburan abu vulkanik mencapai ketinggian 5.891 Mdpl. Kondisi ini menyebabkan kode warna penerbangan menjadi merah.

Baca Juga:

Korban Tewas Letusan Gunung Marapi Capai 15 Orang, 8 Masih Hilang

“Abu vulkanik bergerak ke arah utara hingga barat dengan warna abu-abu dengan hingga hitam dan intensitas pekat," kata Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto di Jakarta, Rabu (6/12).

Guswanto menuturkan, dari data Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca dan model langsung mengeluarkan Volcanic Ash Advisory VAA berupa poligon potensi area terdampak abu vulkanik.

Selanjutnya, BMKG, melalui Meteorological Watch Office (MWO) Jakarta berdasarkan VAA, menerbitkan SIGMET sebagai panduan bagi penerbangan yang melewati daerah terdampak.

Penentuan jalur lalu lintas penerbangan merupakan tanggung jawab otoritas penerbangan dan Air Traffic Controller (ATC).

Namun demikian, untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan di sepanjang jalur penerbangan yang berpotensi terdampak letusan Gunung Berapi, BMKG selalu memperbaharui infonya melalui beberapa tipe laporan, seperti berita SIGMET WV, Aerodrome Warning, dan METAR.

"SIGMET merupakan berita yang diterbitkan oleh Meteorological Watch Office (MWO) selaku unit layanan yang memiliki tugas khusus di area Flight Information Region (FIR)," jelas Guswanto.

SIGMET WV merupakan salah satu jenis SIGMET yang dikhususkan untuk menginfokan perihal sebaran abu vulkanik.

Letusan Gunung Marapi di Sumatera Barat terletak di area FIR Jakarta, sehingga MWO Jakarta yang bertugas untuk menerbitkan SIGMET WV untuk erupsi Gunung Marapi.

Jika letusan Gunung Marapi terdeteksi ada di area bandara (aerodrome), maka Stasiun Meteorologi wajib untuk menerbitkan METAR dan Aerodrome Warning. METAR merupakan sandi cuaca yang diterbitkan Stasiun Meteorologi secara rutin 30 menit atau 1 jam sekali.

Aerodrome Warning diterbitkan Stasiun Meteorologi ketika ada fenomena cuaca signifikan yang mengganggu aktivitas penerbangan di Aerodrome, termasuk sebaran abu vulkanik.

Baca Juga:

Polisi Dalami Pemberian Izin Pendakian Gunung Marapi

BMKG memberikan rekomendasi berdasarkan informasi dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin dan VONA dari PVMBG, sehingga dipergunakan dalam Collaborative Decision Making (CDM) untuk membantu Otoritas Layanan Bandara Udara untuk memutuskan suatu bandara apakah akan tetap dibuka atau ditutup.

Berdasarkan berita SIGMET yang diterbitkan, ruang udara terdampak abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 15 ribu meter dpl, dan abu vulkanik bergerak ke arah Barat dengan kecepatan 65 km per jam. Kemudian pada jam 17.13 WIB pergerakan abu vulkanik berubah ke arah Barat Daya.

Selanjutnya pada jam 18.18 WIB pergerakan abu vulkanik menyebar ke arah Barat Laut dengan kecepatan 28 km per jam pada ketinggian sekitar 9 ribu Mdpl. Sedangkan pada ketinggian 15 ribu Mdpl bergerak ke arah Barat Daya dengan kecepatan 83 km per jam.

Hingga akhirnya pada tanggal 4 Desember 2023 jam 08.52 WIB letusan aktivitas Gunung Marapi menurun sehingga kode warna penerbangannya berubah menjadi oranye.

BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas Gunung Marapi, baik pengamatan melalui citra satelit cuaca, maupun koordinasi dengan PVMBG, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia, dan VAAC Darwin.

Berdasarkan citra satelit cuaca terkini aktivitas letusan Gunung Marapi teramati sebaran abu vulkanik bergerak ke arah Barat Daya dan berdasarkan berita SIGMET ketinggian ruang udara terdampak abu vulkanik mencapai 4 ribu Mdpl. Bandara yang berpotensi terdampak abu vulkanik ialah Bandara Minangkabau.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang, Desindra menegaskan telah dilakukan pengamatan sebaran abu vulkanik di Bandara Minangkabau dengan menggunakan paper test pada tanggal 4 Desember 2023 jam 08.00-09.00 WIB dan tanggal 5 Desember 2023 jam 08.00-09.00 WIB dengan hasil Negatif.

“Artinya tidak terdeteksi Abu Vulkanik di Bandara Minangkabau Padang,” katanya.

BMKG menghimbau kepada setiap pelaku jasa penerbangan dapat melakukan update informasi mengenai perkembangan situasi dari kejadian letusan gunung Marapi.

“Baik yang dikeluarkan oleh BMKG maupun pihak-pihak yang terkait," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

2 Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, 1 Masih Hilang

#Gunung Berapi #Erupsi #BMKG #Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Dinamika atmosfer sepekan ke depan diprediksi masih didominasi kondisi kering
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Mayoritas kota besar Indonesia didominasi kondisi berawan tebal pada Selasa, 28 Juli.
Frengky Aruan - Selasa, 28 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Wilayah yang berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta akan didominasi cuaca berawan sepanjang hari Senin, 27 Juli, mulai pagi hingga malam.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
Indonesia
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Indonesia
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Gempa tektonik magnitudo 5,8 mengguncang Ternate, Maluku Utara, Jumat pagi. BMKG sebut akibat subduksi lempeng, warga panik berhamburan, tidak ada gempa susulan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Setelah Bengkulu Subuh Tadi, Ternate Diguncang Gempa M 5,8. Pemicu dan Karakternya Mirip!
Indonesia
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang perairan barat daya Pulau Enggano, Bengkulu, Jumat pagi. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, kedalaman episentrum hanya 10 km.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Gempa M 5.4 Pulau Enggano Bengkulu Masuk Kategori Dangkal Cuma 10 KM
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Sementara, kondisi langit cerah hingga berawan merata di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta sejak pagi hingga malam hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Indonesia
BMKG Rilis Peta Sebaran Cuaca Ekstrem Indonesia 22 Juli 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Hujan Petir Hingga Berawan
BMKG juga memetakan titik perairan rawan gelombang dan pembentukan awan hujan tebal akibat pergerakan Bibit Siklon Tropis 92W
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
BMKG Rilis Peta Sebaran Cuaca Ekstrem Indonesia 22 Juli 2026, Kota-Kota Ini Berpotensi Hujan Petir Hingga Berawan
Indonesia
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Hasil pemantauan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan peningkatan intensitas gempa secara masif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Bagikan