BMKG Sempat Beri Peringatan Dini Siklon Tropis Senyar Sebelum Bencana Sumatra Terjadi
Evakuasi Korban Bencana Alam di Sumatra. (Foto: dok. Polri)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaku telah memberikan sinyal bahwa akan terjadi bencana alam di sebagian wilayah Sumatra. Bencana ini dipicu oleh fenomena Siklon Tropis Senyar.
BMKG menyebut potensi siklon tersebut sudah diprediksi sekitar delapan hari sebelum proses pembentukannya. Peringatan kemudian kembali diperbarui empat hari dan dua hari sebelum kejadian.
“Jadi di daerah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat itu Kepala Balai 1, Balai Besar BMKG Wilayah 1 itu sudah mengeluarkan warning delapan hari sebelumnya. Lalu diulang lagi empat hari sebelumnya, kemudian dua hari sebelumnya,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12).
Baca juga:
Cuaca Ekstrem Meningkat, Komisi VIII DPR RI Desak Pemda Tingkatkan Antisipasi
Ia mengatakan telah meminta para kepala daerah untuk segera merespons peringatan tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan.
“Sehingga ada beberapa kepala daerah juga yang menangkap informasi itu dan menyampaikan secara langsung kepada jajarannya di tingkat daerah,” jelasnya.
Baca juga:
Cuaca Ekstrem dan Bibit Siklon 95B Picu Banjir-Longsor di Sumbar, 13 Daerah Terdampak
Menurut BMKG, peringatan dini Siklon Tropis Senyar menandakan adanya potensi curah hujan ekstrem serta ancaman bencana hidrometeorologis, seperti longsor, banjir, hingga banjir bandang.
“Mohon para kepala daerah juga berhati-hati dan mencermati informasi-informasi yang kami berikan melalui pos atau koordinator tiap provinsi,” ujarnya.
Sebagai informasi, korban tewas akibat bencana di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat terus bertambah seiring berjalannya proses evakuasi. Hingga Senin (1/12) pagi, total korban meninggal di tiga provinsi tersebut mencapai 442 orang. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Jumat, 16 Januari 2026
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan