Merahputih.com - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan petir, cuaca ekstrem, hujan intensitas sedang, hujan ringan, asap kabut, dan udara kabur melanda sejumlah kota besar wilayah Indonesia pada Selasa.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan atmosfer ekstrem. Fenomena alam tersebut berpotensi mengganggu aktivitas harian warga di puluhan ibu kota provinsi.
Baca juga:
Ancaman Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem
BMKG memetakan wilayah rawan melalui akun Instagram resminya @infobmkg. Potensi hujan lebat disertai kilatan petir mengancam Palembang, Bandar Lampung, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Manado, dan Nabire. Selain wilayah tersebut, Samarinda menghadapi potensi guyuran hujan intensitas sedang sepanjang hari.
"Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota besar," tulis perwakilan BMKG dalam unggahannya.
Sebaran Hujan Ringan dan Kabut
Wilayah barat hingga timur Indonesia mendominasi sebaran hujan intensitas ringan. Kawasan tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, serta Surabaya.
Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jakarta 16 Mei: Matahari Menyengat Pagi Hari, Hujan Ringan Siap Mengintip Sore Nanti
Kondisi serupa membasahi Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Denpasar, Mataram, dan Kupang.
BMKG juga mendeteksi fenomena atmosfer lain di luar guyuran air. Jambi menghadapi potensi kepungan asap kabut, sementara Bengkulu mengalami penurunan visibilitas akibat udara kabur. Sebaliknya, wilayah Pontianak dan Semarang hanya mengalami kondisi awan tebal tanpa potensi hujan ekstrem.

