BMKG: Kampung Baru Kupang Diguncang Gempa
Ilustrasi Gempa Bumi. (Thepioneeronline)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, wilayah Kampung Baru Kupang kembali diguncang gempa bumi tektonik.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Hasanudin menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi yang terjadi berkekuatan 3.0 Skala Richter. "Ya, Kampung Baru Kupang diguncanng gempa. Belum ada laporan akibat dari gempa tersebut. Kami masih melakukan pemantauan," kata Hasanudin di Kupang, Kamis (19/10).
Pusat gempa bumi berada di darat 16 kilometer (km) arah barat laut Kota Lewoleba-Lembata dengan koordinat 8.32 lintang selatan (LS), dan 123.48 bujur timur (BT) pada kedalaman 11 km.
Berdasarkan hasil analisis peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG, dampak gempa bumi ini menimbulkan guncangan pada I Skala Intensitas gempa bumi BMKG (SIG-BMKG) atau I-II skala intensitas Modified Mercally Intensity (MMI) di wilayah Lembata.
Kemudian berdasarkan informasi masyarakat yang diterima di BMKG, getaran gempa bumi dirasakan I SIG-BMKG (I-II MMI) di wilayah Lembata.
Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi tektonik akibat sesar aktif di sekitar Lembata. "Sesar aktif inilah yang memicu terjadinya gempa bumi di wilayah itu," katanya.
Terkait dengan peristiwa gempa bumi Lembata, yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 10:50 WITA, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi BMKG mengingat gempa bumi yang terjadi kekuatannya relatif kecil dan tidak berpotensi tsunami. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Jakarta Cerah pada Selasa (3/2) Pagi, BMKG Peringatkan Hujan Ringan Guyur Tiga Wilayah Saat Sore
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 2 Februari: Hujan Merata Hingga Malam
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara hingga 2,5 Meter
Pramono Tegaskan Modifikasi Cuaca Pakai Material Tidak Berbahaya
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Karhutla di Aceh Barat Berpotensi Terus Meluas, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Sepekan Ke Depan
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026