BANYAK cara untuk mengembangkan bisnis yang kamu bangun. Meskipun kamu pengusaha UMKM yang masih merintis, tidak ada salahnya memiliki website pribadi sebagai wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk bisnis kamu ke pasar yang lebih luas.
Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapat dengan memiliki website bisnis sendiri. Salah satunya ialah revenue seutuhnya adalah milik kamu. Beda cerita jika kamu bermitra dengan aplikasi lain dalam memasarkan produk atau memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Baca juga:
Kemenparekraf Ajak Pelaku Usaha Kuliner Kembangkan Bisnis di FSI 2020
"Revenue-nya akan dimakan 30 persen oleh si penyedia platform. Kalau kita (website) hanya charge bulanannya saja," ujar CEO Typedream.com, Kevin Chandra kepada merahputih.com dalam sebuah temu pers daring beberapa waktu lalu.
Kevin juga menambahkan tidak perlu menunggu bisnis sudah besar dulu baru setelahnya menghadirkan website pribadi produk kamu. Meskipun baru memulai bisnismu, website juga akan membantu kamu untuk mencari calon pelanggan.
Jika bisnis sudah berjalan, pelanggan juga akan bertambah karena website pribadi menunjukkan kamu kompeten sebagai pelaku usaha. Intinya, segera buat website pribadi agar produk kamu semakin dikenal pelanggan. "Website pribadi seperti real estate digital seseorang atau sebuah perusahaan," tambah Kevin.
Di kesempatan yang sama, COO Typedream.com, Michelle Marcelline mengatakan banyak konten di website yang bisa membantu kemajuan bisnis kamu. Misalnya dengan menampilkan kolom testimoni pada website tersebut agar pelanggan semakin percaya dengan kualitas produk.
Kamu juga bisa menyertakan beberapa bukti testimoni semisal screenshot whatsapp dari pelanggan. Itu akan menjadi portofolio lengkap tentang produk bisnis kamu. "Misalnya testimonial. Bisa ada section testimonial dan pelanggan bisa langsung kontak admin tokonya," papar Michelle.
Baca juga:
Lalu, bagaimana cara membuat website kamu terlihat menarik untuk pelanggan maupun calon pelanggan? Menurut Kevin, ada tiga hal perlu kamu perhatikan. Pertama, jangan terlalu banyak banner atau pop-up pada website kamu. Cukup tempatkan fokus pada barang atau servis yang mau kamu jual.
Kedua, tampilkan social proof seperti testimoni dari klien agar pendatang baru percaya. Terakhir, pastikan kamu menghadirkan pilihan alat pembayaran digital pada website agar lebih praktis ketika pelanggan ingin melakukan transaksi. "Pakai Apple/Google Pay jika di US, kalau di Indo connect dengan Gopay/Shopeepay/OVO," imbuh Kevin.
Jika tertarik untuk membuat website pribadi bisnis kamu, Typdream.com siap menjadi solusinya. Membuat website di situs tersebut semudah mengetik di dokumen Google Doc dan Microsoft Word. Membuat website di platform ini tanpa kode, yang artinya sangat ramah untuk kamu jika awam dengan teknologi. "Infrastruktur kita sudah pakai dari perusahaan lain yang gak pernah down," tutup Kevin. (ikh)
Baca juga: