Bisnis Homestay Dianggap Sebagai Primadona di Pangkalpinang

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 29 Juli 2017
Bisnis Homestay Dianggap Sebagai Primadona di Pangkalpinang

Salah satu homestay berupa rumah pohok di Pulau Leebong (Foto: Instagram/yopiefranz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan ke Provinsi Bangka Belitung, masyarakat melihat potensi bisnis homestay bakal jadi andalan perekonomian di masa mendatang.

Hampi semua lokasi wisata di Pangkalpinang menyediakan homestay bagi wisatawan maupun dari luar negeri maupun domestik. Bisnis homestay dianggap punya prospek yang cerah. Meski daya tampungnya terbatas, homestay banyak dicari para wisatawan.

Seorang warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yuge sebagaimana dilansir Antara, berpendapat bisnis "homestay" atau persewaan kamar beserta fasilitas di rumah penduduk, prospektif.

"'Homestay' ini kami kelola secara mandiri. Selain sebagai bisnis yang menggiurkan, sektor jasa ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan pelayanan wisata Babel," ujar pengelola "homestay" di Pangkalpinang, Yuge, Sabtu (29/7).

Menurutnya, bisnis "homestay" prospektif bagi masyarakat lokal karena alam dapatikut menikmati tetesan rezeki dari wisatawan yang menyewa fasilitas yang disediakan.

"Ketertarikan saya untuk nengelola 'homestay' dikarenakan setiap tahun wisatawan domestik dan mancanegara ke Babel terus bertambah sehingga merupakan bisnis yang berprospek bagus," katanya.

Menurutnya, kemajuan pariwisata akan berkait langsung dengan kemakmuran masyarakat lokal, sebagaimana dalam konsep pariwisata inklusif. Kalau sudah seperti itu, maka sektor pariwisata menjadi opsit paling sempurna untuk menjadi mesin pemerataan pembangunan.

"Konsep 'homestay' memungkinkan masyarakat lokal ikut menikmati rezeki yang dibawa oleh wisatawan. Kalau membangun hotel dananya sangat besar sekali, masyarakat umum tidak mampu," katanya.

Ia mengatakan, "homestay" yang dikelolanya merupakan bisnis keluarga dengan konsep yang berbeda dan mengutamakan kenyamanan.

"Selain sebagai tempat menginap, "homestay" yang kami kelola dilengkapi dengan tempat wisata yakni Rumah Jendela dan berbagai galeri barang-barang antik sehingga selain menginap, tamu bisa langsung berwisata," katanya.

Ia menambahkan, "homestay" miliknya, juga dilengkapi dengan cafe dan area parkir yang cukup luas.

"'Homestay' ini belum rampung 100 persen, tetapi sudah dalam tahap penyelesaian, dan kami usahakan tahun ini sudah bisa diresmikan," kataya.(*)

Sumber: ANTARA

#Homestay #Bangka Belitung #Wisatawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo
Kementerian Perhubungan juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kecelakaan kapal tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo
Indonesia
Borobudur Tambah Kuota Wisatawan dari 1.200 Jadi 4.000 Sehari Jadi Sorotan Parlemen
Kapasitas Borobudur yang semula hanya membolehkan maksimal 1.200 orang sekarang menjadi 4.000 pengunjung setiap hari selama delapan jam.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Borobudur Tambah Kuota Wisatawan dari 1.200 Jadi 4.000 Sehari Jadi Sorotan Parlemen
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Indonesia
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Kini banyak anjing liar di kawasan objek wisata Babel yang kerap mengganggu pengunjung, bahkan sampai melakukan penyerangan terhadap para wisatawan
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Anjing Liar Goyang Pariwisata Babel, Pemprov Terbitkan Kebijakan Eliminasi
Indonesia
WNA Pengguna Kereta Api di Indonesia Tembus Setengah Juta, Yogyakarta jadi Tujuan Paling Favorit
Angka itu naik ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 517.528 WNA.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Oktober 2025
WNA Pengguna Kereta Api di Indonesia Tembus Setengah Juta, Yogyakarta jadi Tujuan Paling Favorit
Indonesia
Pemprov Layanan Open Top Tour of Jakarta melintasi sejumlah titik bersejarah
Pengembangan layanan Open Top Tour of Jakarta ini merupakan inovasi yang memadukan mobilitas publik dengan sektor pariwisata, sehingga dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Oktober 2025
Pemprov Layanan Open Top Tour of Jakarta melintasi sejumlah titik bersejarah
Indonesia
2026, Target Prabowo Tutup Kebocoran Penyelundupan Timah Babel Hingga Rp 45 T
Prabowo menegaskan pemberantasan tambang ilegal timah di Babel bisa menutup kebocoran dana negara hingga triliunan rupiah.
Wisnu Cipto - Senin, 29 September 2025
2026, Target Prabowo Tutup Kebocoran Penyelundupan Timah Babel Hingga Rp 45 T
Indonesia
Prabowo Ungkap 80% Hasil Timah Bangka Belitung Diselundupkan ke Luar Negeri
"Menyelundupkannya macem-macem ada yang pakai kapal, ada yang pakai ferry," kata Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Senin, 29 September 2025
Prabowo Ungkap 80% Hasil Timah Bangka Belitung Diselundupkan ke Luar Negeri
Bagikan