Billie Eilish Dapat Perlakuan Rasialis Karena Menang Grammy 2020

annehsannehs - Rabu, 10 Juni 2020
Billie Eilish Dapat Perlakuan Rasialis Karena Menang Grammy 2020

Eilish merasa tidak pantas mendapatkan piala Grammy sebanyak itu. (Foto uDiscoverMusic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEHADIRAN Billie Eilish memang berhasil menggemparkan industri permusikan dunia. Masih berusia 18 tahun, Eilish berhasil mendapatkan lima piala Grammy pada 2020 untuk kategori Best New Artist, Album of the Year, Best Pop Vocal Album, Record of the Year, dan Song of the Year.

Penyanyi nyentrik asal AS ini mungkin menjadi satu-satunya orang yang merasa malu karena memenangkan lima piala Grammy malam itu. "Aku dijajarkan dengan Ariana Grande, Lana Del Rey, dan Beyoncé dalam nominasi, dan aku menang," ungkap Eilish. Ia merasa tidak pantas mendapatkan piala-piala tersebut.

Baca juga:

Dulu sampai Sekarang, Penampilan 3 Supermodel ini Tetap Memukau

Pendapat tersebut juga disetujui oleh segelintir orang yang tidak menyukai Billie Eilish. Para haters mengatakan Eilish bisa menang karena ia berkulit putih.

Billie memenangkan lima piala Grammy. (Foto: Cosmopolitan)
Billie memenangkan lima piala Grammy. (Foto: Cosmopolitan)

"(...), orang-orang menghujatku karena aku berkulit putih. 'oh, dia berkulit putih, itulah mengapa ia menang'," ungkap Eilish menirukan komentar sang haters.

Tetapi musisi kelahiran Los Angeles itu mengaku bisa memahami tentang diskriminasi rasialis yang ia terima atas pencapaiannya saat ini. Eilish mengaku bahwa menjadi musisi berkulit putih membuat orang lain seringkali mengkategorisasikan karya-karyanya pasti beraliran pop.

Baca juga:

Tak cuma George Floyd, 3 Figur Publik ini Pernah Alami Diskriminasi Rasialis

"Begini, jika aku tidak berkulit putih, mungkin aku akan berada di genre rap. Mengapa? Karena mereka hanya menghakimi dari penampilanmu dan apa yang mereka ketahui tentangmu. Aku rasa itu aneh. Dunia ini ingin memasukkanmu ke dalam sebuah kotak, aku merasakannya sepanjang karierku. Hanya karena aku remaja perempuan berkulit putih, aku genre pop. Dimana pop-nya? Bagian mana dalam musikku yang terdengar seperti pop?," ungkap Eilish dalam wawancaranya dengan GQ.

Eilish juga menyatakan ia tidak menyukai pengkategorian Grammy yang didasari oleh genre musik. "Jangan menghakimi artis berdasarkan penampilannya atau cara mereka berpakaian," ungkap Eilish.

Eilish kerap mendapatkan hujatan atas keberhasilannya. (Foto: Bangkok Post)
Eilish kerap mendapatkan hujatan atas keberhasilannya. (Foto: Bangkok Post)

Dalam akun Instagramnya, Eilish menyuarakan pendapatnya terhadap isu George Floyd. Eilish menyindir orang-orang berkulit putih yang merasa bahwa tidak hanya nyawa orang berkulit hitam yang penting (Black Lives Matter), melainkan semua nyawa orang itu penting (All Lives Matter).

"Ini bukanlah tentang kalian. Stop membuat semua hal tentang dirimu. Kamu tidak sedang membutuhkan pertolongan. Kamu sedang tidak dalam bahaya," ungkap Eilish dengan tegas.

Billie Eilish pada sampul majalah GQ. (Foto: KISS 102.7)
Billie Eilish pada sampul majalah GQ. (Foto: KISS 102.7)

Eilish juga memberikan analogi yang cukup mudah dimengerti semua orang. "Jika temanmu terluka di tangannya, apakah kamu akan menunggu untuk memberikan semua temanmu plester luka karena semua lengan orang itu penting? TIDAK, kamu akan membantu temanmu yang terluka terlebih dahulu karena mereka sedang kesakitan, mereka sedang membutuhkannya, dan mereka sedang berdarah," tukasnya. (shn)

Baca juga:

Pria Kulit Hitam Tewas saat Ditangkap Polisi di Amerika Serikat, ini Kisahnya

#Billie Eilish #Penyanyi
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Ifan Seventeen memperkenalkan lagu terbaru '1001 Cara' dari album solo debut Resonance, menghadirkan nuansa nostalgia dengan pendekatan musik yang lebih dewasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
ShowBiz
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Lagu legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' kembali hadir pada 2026 melalui kolaborasi Cakra Khan dan Chrisye.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
ShowBiz
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Mitski mengumumkan tur dunia 'Nothing’s About to Happen to Me' 2026. Konser Jakarta digelar 18 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan. Tiket mulai dari Rp 900.000.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
ShowBiz
Dari TikTok ke Musik, Bhella Cristy Hadirkan Single Dangdut Remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'
Bhella Cristy merilis single dangdut remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'. Lagu patah hati ini siap viral dan jadi langkah seriusnya di musik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Dari TikTok ke Musik, Bhella Cristy Hadirkan Single Dangdut Remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'
ShowBiz
Fakta Lagu 'Garden (Say It Like Dat)' SZA, Simak Makna Lirik Lengkapnya
'Garden (Say It Like Dat)' merupakan lagu R&B Soul karya SZA yang dirilis pada 2018 dan menjadi bagian dari album studio Ctrl yang memuat 14 lagu populer.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Fakta Lagu 'Garden (Say It Like Dat)' SZA, Simak Makna Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'bad enough' Madison Beer, Angkat Kisah Cinta Melankolis
Single 'bad enough' Madison Beer mengangkat kisah cinta yang tidak sehat dan dilema untuk bertahan atau melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Makna Lirik Lagu 'bad enough' Madison Beer, Angkat Kisah Cinta Melankolis
ShowBiz
Calvin Jeremy Kembali dengan 'Kita Sama-sama', Kolaborasi Spesial bersama Rio Febrian
Calvin Jeremy kembali berkolaborasi dengan sahabat lamanya Rio Febrian lewat lagu Kita Sama-sama. Mengangkat tema persahabatan, perjalanan hidup, dan perubahan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Calvin Jeremy Kembali dengan 'Kita Sama-sama', Kolaborasi Spesial bersama Rio Febrian
ShowBiz
BLINGOUTKID Rilis Single Perdana 'SUPERFLY', Manifestasi Kepercayaan dan Cahaya Diri
BLINGOUTKID merilis single debut 'SUPERFLY', lagu penuh keberanian yang terinspirasi kebebasan berekspresi dan identitas diri tanpa batas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
BLINGOUTKID Rilis Single Perdana 'SUPERFLY', Manifestasi Kepercayaan dan Cahaya Diri
ShowBiz
Setelah 14 Tahun, Dee Lestari Nyanyikan Ulang 'Perahu Kertas' dengan Aransemen Baru
Setelah 14 tahun, Dee Lestari merilis versi terbaru lagu Perahu Kertas dengan aransemen baru. Dirilis 28 Januari 2026 dan jadi single album solonya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Setelah 14 Tahun, Dee Lestari Nyanyikan Ulang 'Perahu Kertas' dengan Aransemen Baru
ShowBiz
Lewat Album 'Heart String', Saphira Adya Ceritakan Cinta, Luka, dan Penerimaan
Saphira Adya merilis album terbaru 'Heart String' berisi 11 lagu yang diangkat dari diary pribadi dan perjalanan emosional sepanjang 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Lewat Album 'Heart String', Saphira Adya Ceritakan Cinta, Luka, dan Penerimaan
Bagikan