MerahPutih.com - Sutradara Jepang Nanako Hirose kembali menghadirkan karya terbarunya bertajuk Between Two Lovers. Film ini dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada 27 November mendatang.
Mengusung genre drama romantis, Between Two Lovers menawarkan kisah yang tak biasa tentang seorang perempuan yang menjalani hubungan dengan dua orang sekaligus. Ia bahkan mengusulkan untuk hidup bersama dalam satu rumah, menghadirkan dinamika cinta, konflik, serta nilai keluarga yang kompleks.
Aktris Masami Nagasawa didapuk sebagai pemeran utama Uta, seorang kreator buku bergambar dengan kepribadian yang egois namun tetap memikat. Ia beradu akting dengan Tasuku Emoto yang memerankan Morio, suaminya yang penuh perhatian namun terjebak antara cinta dan nilai tradisional.
Sementara itu, Shizuka Ishibashi tampil sebagai Junna, kekasih sekaligus editor Uta, yang menambah kompleksitas hubungan dalam cerita.
Baca juga:
Sinopsis Film No Translation Required, Kisah Cinta Lintas Negara Penjual Taco
Sinopsis Film Is God Is: Trauma, Amarah, dan Ikatan Darah Perempuan
Menurut Hirose, ide film ini berangkat dari pemikiran bahwa bentuk keluarga tidak harus terbatas pada satu pola. Gagasan tersebut mulai muncul pada masa pandemi, kemudian dikembangkan selama beberapa tahun hingga akhirnya siap diproduksi.
Masami Nagasawa, yang baru saja meraih penghargaan aktris terbaik di Japan Academy Awards ke-49 melalui film Dollhouse, menyebut karakter Uta memiliki lapisan emosi yang kompleks.
Ia mengungkapkan bahwa di balik sikap Uta yang terlihat kontradiktif, terdapat perpaduan antara idealisme, realitas, serta rasa keadilan yang membuat karakter tersebut tetap menarik.
Sebelum perilisannya, proyek Between Two Lovers telah lebih dulu mencuri perhatian industri film. Film ini berhasil meraih CJ ENM Award dan ARRI Award dalam ajang Busan International Film Festival 2023, tepatnya melalui program Asian Project Market.
Film ini merupakan hasil produksi bersama Jepang dan Taiwan. Untuk mendukung kualitas visual, Hirose menggandeng sinematografer asal Taiwan, Yao Hung-I, yang dikenal lewat kolaborasinya dengan Hou Hsiao-hsien.
Proses pengambilan gambar dilakukan pada September hingga Oktober tahun lalu, dan kini film tersebut telah rampung.
Menariknya, musik dalam film ini digarap oleh HIMI, yang untuk pertama kalinya terlibat dalam penggarapan skor film panjang. (Tka)