Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Besok Malam Komet C/2020 F3 Melintasi Titik Terdekat di Bumi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2020
Besok Malam Komet C/2020 F3 Melintasi Titik Terdekat di Bumi

Ilustrasi Komet (Foto: NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto menyatakan Komet Neowise atau C/2020 F3 akan melintasi titik terdekat dengan Bumi pada 23 Juli 2020.

"Pada 23 Juli pukul 09.41 WIB, komet ini diperkirakan melintasi titik terdekatnya dengan Bumi," ujar Rhorom kepada dihubungi di Jakarta, Rabu (22/7).

Baca juga:

Cahaya Merah Misterius Terdeteksi di Pusat Bima Sakti

Jarak terdekat komet pada saat itu adalah 103,5 juta kilometer dari Bumi. Jarak itu setara dengan 2/3 jarak Bumi-Bulan sehingga tidak perlu menganggapnya sebagai objek yang berpeluang berpapasan atau menabrak Bumi.

Komet Neowise dapat diamati dari Bumi sudah sejak lama. Komet itu teramati pertama kali pada 27 Maret 2020 saat komet masih jauh dari Matahari dan tampak redup sekali.

Komet masih dapat diamati hingga beberapa bulan ke depan, tentu menggunakan bantuan teleskop karena semakin jauh, komet akan tampak semakin redup.

1
Ilustrasi (Foto: Pixabay/Buddy_Nath)

Namun, perlu dicatat bahwa Komet Neowise tampak dengan mata telanjang sekitar akhir Juni hingga akhir Juli.

Saat ini, Komet Neowise sudah berada di sebelah timur Matahari sehingga bisa dilihat saat petang, selama beberapa menit setelah matahari tenggelam.

"Komet akan tampak samar karena terangnya sudah mendekati batas kemampuan mata kita," ujarnya.

Dengan alat bantu seperti kamera digital, binokuler, atau teleskop, komet bisa tampak lebih terang.

Komet Neowise, sebagaimana dikutip Antara, tidak berpengaruh pada Bumi. Rhorom menuturkan jauh pada masa yang lampau, komet-komet seperti itu bisa jadi banyak menghujani Bumi sehingga esnya yang mencair dapat membasahi Bumi hingga planet itu layak menopang kehidupan.

Baca juga:

Catat! Hari ini Puncaknya Hujan Meteor Eta Aquarid

Komet Neowise merupakan komet berperiode panjang. Dengan orbitnya saat ini, diperkirakan periode orbit komet itu 6.800 tahun.

Dengan demikian, komet itu akan kembali setelah 6.800 tahun lagi. "Bisa jadi dia (komet) tak akan kembali lagi karena gangguan gravitasi yang dia alami membelokkan orbitnya," tuturnya.

Untuk wilayah Pontianak, komet Neowise tampak pada 20-25 Juli 2020. (*)

#Komet #LIPI #LAPAN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Bagikan