Bertumbuh Bersama Album 'Pengantar Purifikasi Pikir' Kunto Aji
Album 'Pengantar Purifikasi Pikir' memiliki nilai personal untuk Kunto Aji. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)
PETIKAN gitar lembut dari jari seorang Kunto Aji begitu nyaman terdengar, "Jangan melamun saat hujan.. jangan.. jangan," lantunnya secara khusyuk. Lagu berjudul Jangan Melamun Saat Hujan ini adalah salah satu nomor yang mengisi album ketiga Kunto Aji bertajuk Pengantar Purifikasi Pikir.
Karakter suara khas dari Kunto Aji pun menggema merdu di ruangan Gripastudio Pasar Minggu Jakarta, Kamis (14/9). Dalam acara perilisan album terbarunya, pria yang akrab disapa Mazkun itu membawakan tiga lagu di antaranya Jangan Melamun Saat Hujan, Asimetris, dan Melepas Pelukan Ibu.
Penampilan Kunto Aji menjadi sihir tersendiri bagi setiap orang yang hadir dalam ruangan tersebut. Album yang dikerjakan selama lima tahun lamanya, akhirnya rampung melalui label rekaman yang didirikan oleh Kunto Aji dan tim.
Baca juga:
Satu Dekade Perjalanan Pengarsipan, Irama Nusantara Hadirkan Ragam Program
Mazkun bercerita soal tema besar yang diangkat di album Pengantar Purifikasi Pikir adalah tentang 'pertumbuhan'. “Kalau Mantra Mantra adalah benih yang ditanam untuk refleksi dan mencintai diri sendiri, maka langkah selanjutnya di album ini adalah bertumbuh,” terangnya.
“Pemilihan tema ini berjalan natural. Saya mencoba menangkap apa yang dirasakan di lima tahun terakhir, dan dorongan terbesar adalah apa yang membuat saya tumbuh serta tetap bisa dan mau menjalani hidup,” sambung penyanyi berambut keriting itu.
Album Pengantar Purifikasi Pikir sekaligus mengawali kerja sama eksklusif antara Kunto Aji dengan KithLabo, divisi Artist Services di Believe Music Indonesia yang berperan mengemas bentuk promosi yang pas untuk memperluas jangkauan pendengar karya musik artis.
Mengingat tema albumnya bersifat personal, maka Kunto Aji pun tak perlu jauh-jauh untuk mencari produser. Pilihannya pun jatuh kepada Afif Gifano dan Pandji Akbari, yang masing-masing adalah kibordis dan gitaris yang sudah mengiringi Kunto Aji di panggung menjelang album pertamanya, Generation Y dilepas pada 2015.
Baca juga:
noui Rilis 'the moon is not here' Sebagai Pembuka Album Baru
"Karena apa yang saya tulis itu semakin personal dan bergerak dari dalam diri sendiri, akhirnya merasa kenapa enggak sekalian bekerja dengan orang-orang di ring satu saya untuk album ini? Toh mereka memang musisi yang mumpuni dan bagus, dengan pengalaman yang sangat tinggi juga," ucap Mazkun mengingat proses penggarapan album ini.
Dengan beredarnya Pengantar Purifikasi Pikir, akhirnya Kunto Aji bisa bernafas lebih lega tanpa harus memikirkan lagi beban ekspektasi yang datang sendiri akibat menghasilkan album sebesar Mantra Mantra.
"Tekanan pasti ada di awal-awal setelah efek bola salju Mantra Mantra makin kelihatan. Balik ke titik nolnya yang susah, untuk merasa enggak terbebani apa pun dibelakang dan enggak punya ekspektasi apa pun di depan," pungkasnya. (far)
Baca juga:
Rendy Pandugo, Putri Ariani, hingga Raim Laode Tampil Perdana di TikTok Music Live
Bagikan
Berita Terkait
BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE di Hong Kong dengan Penuh Air Mata, Memunculkan Spekulasi akan Bubar
Aurelia Syaharani Tuangkan Kisah Putus, Bangkit, hingga Bahagia dalam EP Baru
Alicia Keys Gandeng Brent Faiyaz dalam Single R&B/Soul 'Trillions', ini Lirik Lengkapnya
Samuel Cipta Rilis 'Pencuri Malam', Lagu Romantis dengan Metafora Keheningan Malam
Makna Cinta Tulus dalam Lagu 'Denok' yang Dinyanyikan Difarina Indra Adella
Juan Reza Perkenalkan 'Badansa', Perpaduan Musik Modern dan Semangat Pesta Khas Timur Indonesia
Lagu 'Anta Permana' Satu Per Empat, Rangkum Kenangan tentang Rumah Pertama dan Perjuangan Ayah
Makna Penyesalan dalam Lagu 'Raiso Ngapusi 2', Kolaborasi La Tasya dan Iwan Kurniawan
Coldiac Hadirkan Versi Baru Lagu 'Jangan Pernah Berubah', Angkat Kisah Cinta Penuh Kegelisahan
Album Penuh Perdana XG 'THE CORE' Resmi Rilis, Usung Lagu Andalan 'HYPNOTIZE'