Musik

Berkaca dari Konser Astroworld, Vokalis Lamb of God Bagikan Panduan Keamanan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 18 November 2021
Berkaca dari Konser Astroworld, Vokalis Lamb of God Bagikan Panduan Keamanan

Randy Blythe vokalis dari Lamb of God. (Foto: Instagram/@drandallblythe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASCA tragedi maut yang terjadi di festival Astroworld pada 5 November 2021, vokalis band metal Lamb of God Randy Blythe membagikan sejumlah panduan untuk para musisi dan penonton, terkait langkah darurat yang bisa dilakukan bila terjadi musibah saat konser berlangsung.

Melalui Instagram pribadinya, Blythe membagikan panduan versinya berkaca dari konser Astroworld yang menewaskan 10 orang penonton. “Band saya @lambofgod akan bermain di depan ribuan orang di Welcome to Rockville di Florida,” tulisnyanya pada 14 November 2021.

Baca juga:

Penonton Tewas di Konser 'Astroworld Festival' Travis Scott

Berkaca dari Konser Astroworld, Vokalis Lamb of God Bagikan Panduan Keamanan
Randy Blythe bagikan tips untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat konser. (Foto: Instagram/@drandallblythe)

Blythe akan memberikan sejumlah informasi praktis, agar peristiwa yang tak diingikan kembali terjadi. Ia juga menegaskan, bahwa musibah serupa bisa terjadi kapan dan di mana saja, bukan hanya di festival Astroworld.

Tidak hanya itu, Blythe juga berkaca dari pengalamannya yang pernah masuk penjara di Ceko, usai digugat pengadilan setempat perihal kematian remaja berusia 19 tahun di konsernya sepuluh tahun lalu.

“Siapapun yang kenal saya tentu tahu pengalaman pribadi saya, akibat tidak mencoba menghentikan pertunjukan yang lepas kendali. Itu adalah sesuatu yang akan saya ingat sampai mati,” lanjut Blythe.

Dari pengalaman tersebut, Blythe coba menjabarkan tentang tindakan darurat yang bisa dilakukan, untuk mengisyaratkan bahaya dalam kerumuman konser.

“Berkaca dari pengalaman pribadi, akan sangat sulit dari sudut pandang penampil di atas panggung sebuah festival besar untuk tahu, apakah penonton mengalami bahaya: suara musik, teriakan penonton, lampu di wajah, gerakan ribuan orang sekaligus membuat sangat sulit untuk memastikan apakah ada masalah atau apakah orang hanya bersenang-senang,” pungkasnya.

Vokalis kelahiran 1971 tersebut, menambahkan beberapa praktik yang kurang efektif. Seperti berteriak untuk menghentikan pertunjukkan atau melambaikan tangan ke udara.

“Itu tidak akan terlalu berpengaruh, kecuali seluruh penonton teriak bersamaan, itu hanya akan menyatu dengan kebisingan konser. Atau melambaikan tangan ke udara tidak akan terlalu membantu, itu hanya terlihat seperti satu gerakan berbanding dengan lautan penonton,” tegasnya.

Baca juga:

Konser Astroworld Berubah Bencana, Travis Scott Kena Gugat

Lalu apa yang bisa menarik perhatian penampil bila sesuatu yang tidak beres tengah terjadi? Randy Blyhe merincikan dua sinyal yang bisa membantu. Pertama, gestur lengan ‘X’ di atas kepala. Ini adalah sinyal yang cukup universal yang mengartikan berhenti. Kedua, gestur time out ujung jari satu tangan menghujam ke telapak tangan yang lain

“Ketika saya melihat beberapa orang melalukan sinyal ini di tengah kerumunan secara bersamaan, saya akan tahu bahwa sedang ada masalah,” tutup Blythe. (far)

Baca juga:

Kylie Jenner Buka Suara Soal Insiden di Astroworld Music Festival

#Konser Musik #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
ShowBiz
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
Menelusuri perjalanan musik Guruh Soekarnoputra, dari menciptakan lagu sejak usia 15 tahun, Gipsy, hingga eksplorasi musik dan tradisi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Bagikan