Beringas, Jeka Saragih Tumbangkan Petarung India di Road to UFC Singapura

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 10 Juni 2022
Beringas, Jeka Saragih Tumbangkan Petarung India di Road to UFC Singapura

Jeka Saragih tumbangkan petarung India. (Foto: UFC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PETARUNG asal Indonesia Jeka Saragih tampil memukau setelah menang KO atas petarung India Pawan Maan Singh dalam gelaran Road to UFC di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Kamis (9/6).

Dalam keterangan tertulis yang diberikan UFC sebagai penyelenggara, Jeka yang tampil pada kelas ringan memastikan kemenangan pada ronde ke tiga menit kedua dengan spinning backfist (pukulan memutar). Pukulan tersebut mengenai tepat wajah Singh.

Akibat pukulan tersebut, Singh kehilangan kesadaran dan terjatuh tak mampu memberikan perlawanan lagi. Kemudian Jeka sempat memukulnya kembali untuk memastikan lawannya tersebut tak mampu memberikan perlawanan.

Baca juga:

UFC Akan Selenggarakan Pertarungan di Pulau Yas

Jeka Saragih konfirmasi tiket ke semifinal. (Foto: Instagram/@jekasaragih)

Kemenangan tersebut juga sukses membawa Jeka untuk membuka peluang mendapat kontrak dari UFC. Kemenangan tersebut sekaligus mengonfirmasi tempat untuk Jeka di laga semifinal. Ia akan kembali bertarung melawan Ki Won Bin asal Korea Selatan.

Meski telah menang, Jeka tetap perlu mewaspadai lawannya tersebut sebab Bin sebelumnya juga telah mengalahkan wakil Jepang, Jinnosuke Kashimura.

Namun sayang langkah Jeka gagal diikuti petarung Indonesia lainnya yaitu Rama Supandhi yang turun di kelas terbang. Langkahnya terhenti setelah kalah angka dari petarung Korea Selatan Choi Seung Guk.

Baca juga:

Gara-gara Corona, Pertandingan Internasional UFC Dilakukan di Pulau Sewaan

Road to UFC digelar di Singapura. (Foto: Instagram/@ufc)

Dalam gelaran Road to UFC di Singapura, Indonesia menurunkan lima petarung. Tiga lainnya adalah Jeremia Siregar yang akan melawan Park Hyun Sung (Korea Selatan) di kelas terbang, Gugun Gusman di kelas bantam melawan Rinya Nakamura (Jepang). Kemudian ada pula Angga Hans yang akan menghadapi petarung asal Tiongkok Lu Kai di kelas bulu.

Kelimanya akan menampilkan yang terbaik demi mendapat kontrak untuk bersaing di kompetisi MMA paling bergengsi di dunia tersebut.

CEO dan mantan juara One Pride Fransino Tirta menjelaskan bahwa petarung harus mampu memenangi minimal dua pertarungan untuk menegaskan kualitasnya sebagai calon petarung UFC.

Baca juga:

Masih Perkasa, Khabib Berhasil Tumbangkan Dustin Poirier

View this post on Instagram

A post shared by UFC (@ufc)

"Selain menjadi orang Indonesia pertama yang jadi atlet UFC, pastinya akan menjadi atlet MMA dengan bayaran tertinggi di Tanah Air," jelas Fransino.

Pengamat perkembangan MMA di Indonesia Max Metino mengungkapkan dirinya optimistis petarung Indonesia mampu menampilkan kualitas yang layak untuk bertarung di panggung kejuaraan dunia.

"Melihat persiapan dari kalima fighters ini, saya melihat peluang besar untuk Indonesia lolos ke babak selanjutnya," katanya. (waf)

Baca juga:

Khabib Nurmagomedov dalam Kondisi Patah Tulang saat Duel Lawan Gaethje

#Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Indonesia
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Emas hari ini menjadi sumbangan emas yang kelima di SEA Games 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Bagikan