Berikan Data Kecurangan Pemilu ke Media Asing, Prabowo Salah Alamat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 07 Mei 2019
Berikan Data Kecurangan Pemilu ke Media Asing, Prabowo Salah Alamat

Capres Prabowo Subianto memaparkan kecurangan Pemilu 2019 kepada para wartawan dan media asing di Kertanegara, Jakarta Selatan (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai, sikap Capres Prabowo Subianto yang melakukan konferensi pers dugaan kecurangan pemilu dengan menghadirkan media asing bisa saja menimbulkan tanda tanya di mata publik. Diduga, ia sudah tak percaya dengan media lokal.

Menurut Wempy, semestinya Prabowo kalau mau membeberkan kecurangan pemilu harus disalurkan pada saluran yang sudah disiapkan oleh konstitusi.

"Misalnya jika punya bukti kecurangan, silahkan serahkan bukti ke Bawaslu sehingga bisa diproses. Jika tidak memiliki bukti, lantas buat apa lagi melakukan diskusi dengan media untuk mengungkap kecurangan," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (6/5).

Wempy menilai, Prabowo mestinya jika menyampaikan data-data kecurangan pilpres, tidak harus mengundang media asing. Sebab media lokal bisa memberitakan apa yang menjadi temuan Prabowo.

Menurutnya, Sikap Prabowo itu tentu bisa membuat media lokal kedepannya enggan untuk meliput berkaitan dengan aktivitas Prabowo. Padahal media lokal selama ini sudah banyak membantu Prabowo dalam melakukan pemberitaan terkait dengan ide dan gagasannya membangun Indonesia.

"Oleh karena itu, Prabowo mestinya tidak mendelegetimasikan teman media lokal kita," terang Direktur Indo Polling Network ini.

Sandiaga Uno turut hadir dalam pemaparan kecurangan Pilpres 2019 kepada media asing
Cawapres Sandiaga Uno turut hadir dalam pemaparan kecurangan Pilpres 2019 kepada media asing di Kertanegara, Jakarta Selatan (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Menurut Wempy, undangan terhadap media asing adalah sia-sia karena tidak bisa mengubah hasil pemilu. Data dan fakta menunjukan bahwa Prabowo-Sandi sudah ketinggalan jauh dari Jokowi-Maruf Amin.

"Jangan dipikir bahwa media telan bulat-bulat apa yang disampaikan oleh Prabowo. Tentu media asing akan mencari sumber lain sebagai pembanding atas apa yang hendak disampaikan oleh Prabowo. Jadi jangan berpikir bahwa apa yang disampaikan oleh menjadi kebenaran, bisa saja salah karena sangat subjektif dan minim data dan fakta," terangnya.

Wempyberharap bahwa Prabowo lebih bijaksana dalam melihat realitas hasil pemilu. Sehingga tidak melakukan gerakan yang dapat merugikan dirinya.

Prabowo mengungkapkan kecurangan Pemilu 2019 kepada media asing
Prabowo mengungkapkan kecurangan Pemilu 2019 kepada media asing di Jakarta (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Prabowo adalah negarawan yang mesti menjaga tutur dan tindakan sehingga bisa dikenang oleh bangsa Indonesia. Jangan lagi mendengar bisikan orang dekat yang minim data dan fakta. "Karena hal tersebut hanya akan menjerumuskan Prabowo ke jurang yang dalam. Prabowo mesti berdaulat atas dirinya, apalagi dia mantan prajurit. Dia harus mengambil keputusan dengan hati-hati, agar tidak menumbulkan dampak yang buruk," imbuh Wemepy.

Wempy mengingatkan, dari data situng KPU dari 69 persen data yang masuk, Jokowo-Maruf Amin masih unggul dari Prabowo-Sandi.

"Kalau dilihat data yang masuk, sepertinya tidak akan terjadi pergeseran persentase yang signifikan. Artinya Jokowi-Maruf Amin tetap unggul dari Prabowo-Sandi. Namun kita tetap tunggu hitungan manual dari KPU RI," pungkas Wempy. (Knu)

#Prabowo Subianto #Pemilu 2019 #Pilpres 2019 #Sandiaga Uno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengunjungi warga eks bantaran rel di Senen. Ia datang mendadak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Indonesia
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Pertamina memastikan infrastruktur B50 sudah siap. Distribusinya mencapai 73 ribu KL per hari.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Indonesia
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Panitia Muktamar Ke-35 NU memperketat pengamanan VVIP menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Helipad, jalur kedatangan, dan ruang VVIP disterilkan.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Bagikan