Berbekal Pengalaman Jadi Gubernur, Anies Pede Mampu Bereskan Persoalan di Papua

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 02 Desember 2023
Berbekal Pengalaman Jadi Gubernur, Anies Pede Mampu Bereskan Persoalan di Papua

Anies Baswedan. (ANTARA/Linna Susanti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Permasalahan baik keamanan maupun sosial di Papua seolah tiada hentinya.

Calon presiden Anies Baswedan mengklaim dirinya sudah mempunyai formula khusus dalam penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Baca Juga:

Anies Dorong RUU Perampasan Aset Segera Dituntaskan

Menurut Anies, pengalamannya semasa menjabat sebagai Gubernur DKI sudah cukup untuk diterapkan dalam penanganan KKB apabila dirinya terpilih sebagai presiden.

“Pendekatan yang kami lakukan di dalam konflik-konflik yang ada di Jakarta dan pendekatan itu juga insyaallah kami lakukan kalau ada konflik apapun di luar,” kata Anies kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Sabtu (2/12).

Dia mengklaim bahwa dirinya berhasil menangani konflik di daerah Jakarta Timur yang kerap menggunakan kekerasan saat berhadapan dengan aparat.

Dalam upayanya, Anies kemudian sebatas menggunakan komunikasi dengan warga yang acap kali menggunakan kekerasan saat berhadapan dengan aparat.

“Jadi punya kewenangan jangan merasa paling tahu jalan keluarnya, punya kewenangan bukan berarti punya pengetahuan, tapi duduk dan panggil,” ucapnya.

Baca Juga:

Anies Klaim Tak Pernah Pakai Jasa Buzzer

Anies juga mengkritisi posisi negara yang kerap berada di posisi fasilitator dalam penanganan konflik yang tidak berkesudahan sampai dengan saat in.

“Jadi stake holdernya, comparative expertnya, kemudian negara, lalu di situ ada namanya fasilitator yang memfasilitasi tiga pihak ini untuk berunding mencari jalan bersama,” ungkap dia.

Selain itu, untuk masalah KKB, Anies menganggap pemerintah perlu mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dari pihak-pihak yang berkonflik.

Hal itu kemudian dilanjutkan dengan pelibatan para pakar yang cukup solutif.

“Jadi kan kita-kita semua nggak bisa berpikir outside the box, karena kita udah box in dengan urusan ini. Begitu kita mendatangkan orang yang dia bisa bilang ini contoh solusi di Mexico, itu contoh solusi di Afrika, mendadak kita itu punya menu pilihan solusi yang lebih banyak,” bebernya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Hotman Paris Pimpin Seluruh Pengacara Dukung Anies di Pilpres 2024

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Papua #Capres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan