Bencana Tanah Longsor Kembali Melanda Cilacap, Puluhan KK Terdampak
Tim petugas gabungan bersiaga di lokasi tanah longsor yang melanda Dusun Cimencok, Desa Boja, Majenang, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)
MerahPutih.com - Bencana Tanah Longsor Kembali Melanda Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kini bencana tersebut terjadi Dusun Cimencok, Desa Boja, Kecamatan Majenang setelah sebelumnya Desa Cibeunying.
Puluhan Kepala Keluarga terdampak, seperti dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BNPB mengkonfirmasi sebagaimana laporan tim petugas di lapangan, bencana terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari sebelumnya.
Hingga Selasa (18/11) sore tim petugas gabungan masih mendapati retakan tanah yang terus berkembang dan bergerak aktif hingga mengancam permukiman warga di Dusun Cimencok, Desa Boja.
Baca juga:
Jasad Balita dan Ibunya Ditemukan Terkubur 4 Meter, 5 Korban Longsor Cilacap Masih Hilang
"Sebanyak 30 kepala keluarga atau 90 orang warga yang terancam," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip dari Antara.
Ia menambahkan Pusat Pengendalian Operasi BNPB menerima laporan pada saat yang sama angin kencang juga melanda Dusun Mangunjaya, Kecamatan Wanareja.
Peristiwa itu mengakibatkan satu orang luka-luka dan 22 kepala keluarga dievakuasi karena atap rumahnya rusak usai diterpa angin kencang.
Abdul menyebutkan, tim petugas gabungan di bawah koordinasi BPBD Jawa Tengah - dan BPBD Cilacap masih berada di lokasi bencana untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana, dan diperkuat dengan adanya status tanggap darurat yang berlaku aktif hingga 20 November. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa