Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Benarkah Sarung Identik Dengan Umat Muslim?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 14 April 2017
Benarkah Sarung Identik Dengan Umat Muslim?

Instagram @jokowi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Di Indonesia, penggunaan sarung bagi kaum pria untuk ibadah seperti shalat menjadikan busana tradisional ini sangat lekat dengan masyarakat muslim. Padahal jika ditelusuri lebih dalam sarung bukanlah busana yang identik dengan agama tertentu. Di Bali misalnya masyarakat Hindu juga sering memakai sarung untuk kegiatan keagamaan.

Berdasarkan sejarah, sarung bukanlah busana asli Indonesia melainkan dari negara Timur Tengah tepatnya Yaman. Disana sarung lebih dikenal dengan sebutan futah. Sedangkan di negara-negara Timur Tengah lainya sarung punya sebutan yang berbeda-beda seperti wizaar di Oman atau izaar di Arab Saudi.

Nah, di negara-negara tersebut sarung bukanlah pakaian untuk ibadah seperti sholat. Di Mesir, pakaian ini hanya boleh dipakai saat hendak tidur dan dianggap tidak layak untuk digunakan saat pergi ke masjid atau acara formal.

Hal ini sangat bertentangan dengan kondisi yang ada di Indonesia. Pasalnya, sarung dianggap sebagai pakaian yang memiliki nilai kesopanan tinggi karena sarung biasa digunakan untuk shalat. Selain itu di beberapa daerah sarung juga digunakan sebagai item tambahan di pakaian adat.

carasholat.com

Masyarakat Indonesia mengenal sarung sejak abad ke-14. Saat itu, sarung dibawa oleh para pedagang dari Arab dan Gujarat. Awalnya sarung hanya dipakai umat muslim yang tinggal di pesisir, namun semakin lama pemakaian itu meluas hingga ke penduduk yang tinggal di dataran tinggi.

Sarung juga dianggap sebagai bentuk perjuangan melawan budaya barat saat zaman penjajahan Belanda. Alasannya kaum santri adalah masyarakat yang paling konsisten memakai sarung, sedangkan kaum nasionalis abangan hampir meninggalkan sarung.

Bahkan sikap konsisten itu tercermin dari seorang pejuang bernama KH Abdul Wahab Hasbullah yang merupakan tokoh penting Nahdhatul Ulama (NU). Saat itu KH Abdul Wahab Hasbullah diundang ke istana oleh Presiden Soekarno untuk menghadiri upacara kenegaraan, ia datang menggunakan jas tetapi bawahannya sarung.

Sarung di Indonesia yang rata-rata bermotif kotak-kotak juga ternyata memiliki filosofis. Motif tersebut berarti setiap langkah baik ke kiri, kanan, atas atau bawah memiliki konsekuensi masing-masing.

Di Bali motif papan catur pada papan berarti ketika seseorang berada di titik putih melangkah kemanapun pasti terhalang, sehingga langkah yang aman adalah berjalan miring. Dampaknya bukanlah maju ke depan melainkan menjauh dari target. Jadi orang-orang yang berani menghadapi halangan dan berjalan lurus adalah orang yang cepat menuai harapannya.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca 7 Momen Presiden Jokowi Pakai Sarung

#Sarung #Kain Tradisional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Inspirasi berkain modern untuk Hari Kartini. Tampil anggun dan berkarakter dengan batik, ulos, hingga songket.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Berita Foto
Pedagang Jemur Kain Sisa Kebakaran Gudang Tekstil Pasar Cipadu Senilai Jutaan Rupiah
Pedagang kain menjemur kain textile yang selamat paska kebakaran gudang Textile di Ruko Cipadu Sutra, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (2/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Februari 2026
Pedagang Jemur Kain Sisa Kebakaran Gudang Tekstil Pasar Cipadu Senilai Jutaan Rupiah
Indonesia
Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Perang Sarung Jelang Sahur Ramadan di Solo
Polresta Surakarta menggagalkan rencana aksi perang sarung di Solo, Jawa Tengah. Ada sembilan remaja yang diamankan polisi.
Soffi Amira - Jumat, 07 Maret 2025
Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Perang Sarung Jelang Sahur Ramadan di Solo
Bagikan