Belasan Ribu Perusahaan Keluar dari Catalonia
Unjuk rasa mendukung persatuan Spanyol sehari sebelum referendum kemerdekaan 1 Oktober yang dilarang di Catalonia, di Madrid, Spanyol, Sabtu (30/9). (ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez)
MerahPutih.com - Lebih dari 1.500perusahaan telah meninggalkan Catalonia, wilayah Spanyol timur laut, di tengah kekhawatiran kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol. Demikian media lokal melaporkan baru-baru ini, mengutip sumber dari College of Mercantile Registers of Spain.
Antara 2 Oktober hingga 24 Oktober, sebanyak 1.501 perusahaan memutuskan untuk meninggalkan Catalonia, sementara pada Selasa (24/10), 107 perusahaan memutuskan untuk memindahkan markas mereka dari Catalonia ke tempat lain.
Peristiwa ini sebagai tanggapan atas kekhawatiran akan deklarasi kemerdekaan sepihak setelah wilayah tersebut mengadakan referendum penentuan nasib sendiri pada 1 Oktober lalu.
Referendum tersebut dinyatakan tidak sah oleh Mahkamah Konstitusi Spanyol, karena melanggar konstitusi Spanyol.
Pemerintah Spanyol mengeluarkan sebuah keputusan setelah referendum yang membuat perusahaan-perusahaan meninggalkan Catalonia dan memindahkan markas mereka ke tempat lain di Spanyol, karena keputusan tersebut tidak perlu disahkan oleh rapat pemegang saham, kecuali undang-undang perusahaan tersebut mengatakan hal yang sebaliknya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Superkomputer Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Argentina Longsor dari Puncak Unggulan
Imbang Lawan Turkiye, Gol Oyarzabal Selamatkan Tiket Piala Dunia Spanyol
Spanyol Belum Bisa Amankan Tiket Piala Dunia 2026, Gasak 4-0 Georgia
RFEF Geram Lamien Yamal Jalani Prosedur Radiofrekuensi Invasif Pangkal Paha Diam-Diam
Banjir Menyerbu Wilayah Catalonia di Spanyol, Mengurung Warga di dalam Mobil
Spanyol Didera Gelombang Panas 42 Celcius, Pemerintah Tetapkan Status Siaga
Fasih Berbahasa Spanyol, Trent Alexander-Arnold Klaim Cuma Butuh Belajar Beberapa Bulan