Hari Film Nasional 2019

Bekraf Gelar Pelatihan Manajemen Komisi Film di Yogyakarta

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 30 Maret 2019
Bekraf Gelar Pelatihan Manajemen Komisi Film di Yogyakarta

Bekraf sangat mendukung perkembangan industri Film Indonesia (Foto: Bekraf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) semakin mendukung industri film Indonesia. Beberapa waktu lalu, Bekraf menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Komisi Film. Pelatihan tersebut dilakukan di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Dalam penyelenggaraan itu. Bekraf juga bekerjasama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan Institut Francais Indonesia (IFI). Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan 24 peserta. Demikian menurut rilis yang diterima merahputih.com dari Bekraf.

"Kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manajemen komisi film serta sharing ilmu dari perwakilan CNC dan Ile de France Film Commission ke pengurus KFD di Indonesia," ungkap Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri Bekraf, K. Candra Negara.

Para peserta yang hadir berasal dari perwakilan Komisi Film Daerah (KFD). Yang berdomisili di Bandung, Bojonegoro, Banyuwangi, Yogyakarta, Siak, Banda Aceh, Singkawang, dan Jayapura. Ditambah, alumni Komunitas Film Bergerak (Konfig) 2018 juga menjadi peserta pada pelatihan itu.

Prioritas Bekraf di industri film juga dikarenakan adanya penambahan layar bioskop di Indonesia (Foto: Pexels/Pixabay)

Narasumber yang hadir di antaranya ialah Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi), Fauzan Zidni; Kepala Pusbang Film Kemdikbud, Maman Wijaya; Wakil Direktur Komisi Film Ile De France Paris, Stephane Martinet; dan Direktur Jenderal Ile De France Tingkok, Xing You.

Selama masa pelatihan. Peserta mendapatkan materi capacity building mengenai standar operating procedure (SOP). Dalam mengelola komisi film termasuk manajemen, komunikasi, pemasaran, promosi, dan pengembangan bisnis.

Baca juga: Berantas Tuntas Pembajakan Film

Alasan film menjadi program prioritas Bekraf. Karena subsektor film, animasi, dan video memiliki pertumbuhan tertinggi kedua. Dengan persentase 10,09% pada tahun 2016.

Jumlah penonton film nasional juga meningkat (Foto: Pexels/Pixabay)

Terlebih saat ini jumlah penonton film nasional juga terus meningkat. Jumlahnya menjadi lebih dari 50 juta orang pada tahun 2018. Pertumbuhan tersebut juga didukung dengan adanya penambahan jumlah layar bioskop. Dari 900 layar pada 2015 menjadi 1800 layar pada 2018.

Selain itu, Prancis memang sengaja dipilih menjadi rekan dalam upaya pengembangan film Tanah Air. Sebab Prancis terkenal sebagai negara yang memproduksi film dengan karya seni tinggi. Prancis juga sangat bagus dalam mengelola komisi film lokal. Film-film populer juga sering mengambil latar tempat di negara pendiri Uni Eropa itu.

"Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengoptimalkan kinerja seluruh peserta sehingga dapat berkontribusi di bidang ekonomi kreatif subsektor perfilman," tukas Candra. (ikh)

#Hari Film Nasional #Film Indonesia #Film #Bekraf
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

ShowBiz
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
DreamWorks Animation merilis trailer perdana Shrek 5. Film ini menghadirkan kembali Shrek, Fiona, Donkey, dan keluarga mereka dalam petualangan baru di Far Far Away.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
ShowBiz
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Leviticus, Exit 8, Backrooms hingga 28 Years Later: The Bone Temple masuk daftar film dengan rating tertinggi dari kritikus Rotten Tomatoes sepanjang 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
ShowBiz
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
Kali ini, kisah mereka tidak lagi sekadar tentang pendakian, tetapi juga tentang realitas kehidupan orang dewasa.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
ShowBiz
'Percy Jackson' hingga 'Per Aspera Ad Astra', Daftar Tontonan Baru di Netflix Pekan Ini
Mulai dari film nostalgia, serial dokumenter, anime, hingga proyek original terbaru akan meramaikan katalog Netflix.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
'Percy Jackson' hingga 'Per Aspera Ad Astra', Daftar Tontonan Baru di Netflix Pekan Ini
ShowBiz
Joko Anwar Umumkan 'Pengabdi Setan 3', Bikin Spekulasi Kembalinya Darmina dan Batara
Dalam 'Pengabdi Setan 2: Communion', Asmara Abigail memerankan Darminah, sedangkan Fachri Albar berperan sebagai Batara.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Joko Anwar Umumkan 'Pengabdi Setan 3', Bikin Spekulasi Kembalinya Darmina dan Batara
ShowBiz
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
Pengamat politik berlatar belakang akademisi Rocky Gerung debut di perfilman nasional melalui peran sebagai chef dalam film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
Fun
Setelah Piala Citra dan Busan, Pangku Menang Film Terbaik Bishkek Festival 2026
Film Indonesia Pangku (On Your Lap) meraih Grand Prix di Bishkek International Film Festival 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Setelah Piala Citra dan Busan, Pangku Menang Film Terbaik Bishkek Festival 2026
ShowBiz
Disney Garap Sekuel Live-Action 'Lilo & Stitch', Chris Sanders Kembali Jadi Sutradara
Disney resmi mengembangkan sekuel live-action Lilo & Stitch. Chris Sanders, kreator sekaligus pengisi suara Stitch, kembali dipercaya sebagai sutradara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Disney Garap Sekuel Live-Action 'Lilo & Stitch', Chris Sanders Kembali Jadi Sutradara
ShowBiz
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
FFI 2026 resmi mengusung tema Askala Karya Sinema Indonesia. Tema ini menjadi simbol cahaya yang merepresentasikan perjalanan, warisan, dan identitas perfilman nasional
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
ShowBiz
Netflix Garap Drama Korea Paperman, Jo Jung-suk Cetak Uang Palsu
Paperman mengisahkan Cha Myung-jo, seorang pria yang bekerja di perusahaan pembuat stiker karakter tiruan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Netflix Garap Drama Korea Paperman, Jo Jung-suk Cetak Uang Palsu
Bagikan