Begini Jurus Khofifah Lawan Potensi Kampanye Hitam
Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (MP/Teresa Ika)
MerahPutih.com - Kampanye hitam dan berita hoax kerap menjamur saat proses pilkada berlangsung. Berita- berita hoax dan negatif ini menjadi tantangan terbesar bagi para calon pemimpin daerah karena kerap menyerang dan menjatuhkan kehidupan pribadi.
Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi santai kemungkinan adanya kampanye hitam ini. Ia sudah punya jurus khusus menangkal berita-berita negatif dan hoax tersebut.
"Kalau ada orang yang melakukan kampanye hitam, biarlah shadow boxing," ujar Khofifah saat meresmikan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Anak Terpadu (P4AT) di BBPPKS, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (9/1).
Shadow boxing, kata Khofifah, dimaksudkan pihaknya tak akan meladeni kampanye hitam tersebut. Sehingga sang penyerang seolah-olah berperang sendiri dengan bantalan boxing.
"Jadi, tidak akan kami ladeni. Biarlah orang-orang itu hanya ketemu bantalan (boxing)," tutur Menteri Sosial ini.
Ia pun sudah berkomitmen dan menginstruksikan tim sukses dan relawan untuk tidak menyebarkan kampanye hitam dan informasi hoax.
Khofifah pun memantapkan diri untuk melangkah maju sebagai calon gubernur Jawa Timur berpasangan dengan Emil Dardak sebagai wakilnya. Mereka diusung lima partai besar yakni PPP, Demokrat, Golkar, Hanura, dan Nasdem.
Sementara, PAN dikabarkan sudah menjatuhkan dukungan pada Khofifah, namun belum resmi mengumumkannya. (Teresa Ika)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kabarnya Bakal Audit Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama