Begini Cara Pembuatan Film Sebelum Adanya Teknologi CGI

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 07 Maret 2017
Begini Cara Pembuatan Film Sebelum Adanya Teknologi CGI

Perbedaan menggunakan CGI atau tidak (createcg.net / supermania78.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perkembangan teknologi yang kian maju memang sangat membantu di dalam pembuatan film. Saat ini hanya dengan bantuan layar hijau dan komputer, sang pembuat film bisa mewujudkan situasi dan kodisi yang diinginkan.

Contohnya saja dalam pembuatan film Logan yang baru-baru ini dikabarkan mendapat keuntungan luar biasa. Film terakhir dari Hugh Jackman sebagai Wolverine itu banyak menggunakan efek kamera untuk sentuhan-sentuhan adegan menegangkannya.

Teknologi yang biasa dipakai untuk pembuatan film adalah Computer Graphic Image (CGI). Pada perkembangannya, CGI semakin mendarah daging dalam industri perfilman. Mulai tahun 2000-an, CGI memegang peran dominan untuk pemberian efek visual.

teknologi CGI di film Dark Knight (boredpanda)

Tapi bagaimana pembuatan film sebelum munculnya teknologi CGI? Mungkin hal tersebut menjadi pertanyaan yang cukup menarik dibahas. Pasalnya, tak terbayangkan seberapa banyaknya properti yang harus digunakan untuk membuat satu film.

Di film Superman 1978 menjadi salah satu bukti bahwa membuat film sebelum munculnya teknologi CGI tidaklah mudah. Banyak properti-properti yang harus digunakan bahkan untuk satu adegan film.

Saat adegan pengiriman Clark Joseph Kent atau Superman bayi dari planet Krypton ke Bumi pembuatan dilakukan dalam sebuah studio. Di dalam studio tersebut kita bisa melihat betapa banyaknya properti yang digunakan. Tanpa bantuan CGI, studio itu dibuat sedemikian rupa agar mirip dengan keadaan nyata.

Belum lagi adegan lain di dalam film seperti adegan Superman terbang. Lagi-lagi tanpa bantuan CGI, harus menganbil gambar secara keseluruhan di sekitar Superman. Hal ini pun menyebabkan pencarian lokasi yang pas benar-benar dibutuhkan.

Perbedaan menggunakan CGI atau tidak (createcg.net / supermania78.com)

Hal yang sama juga terjadi pada film Star Wars : Empire Strikes Back yang dibuat di awal tahun 80an. Di salah satu adegannya, sang jagoan utama Luke Skywalker terpojok oleh Darth Vader dan bergelantungan diatas pemancar.

Memang merinding membayangkan berdiri di tempat yang sangat tinggi. Namun, pada kenyataannya hal tersebut hanyalah tipuan kamera dengan pengambilan angle yang tepat.

9bytz.com

Sahabat Merahputih, itulah sedikit penjelasan mengenai pembuatan film sebelum munculnya teknologi CGI. Bicara soal film, sudah tahu belum transformasi Wolverine dari tahun 2000 hingga sekarang. Yuk baca Transformasi Wolverine dari Tahun 2000 Hingga 2017.

#Film #Film Hollywood #Superman #Star Wars
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan