MerahPutih.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelorakan Bulan Warga Negara sebagai bagian dari upaya penyadaran hak-hak dan kewajiban yang harus dipenuhi setiap masyarakat Indonesia melalui komunitas media sosial.
"MPR akan membuat gerakan Bulan Warga Negara dalam waktu dekat ini. Tujuannya untuk melakukan penyadaran mengenai hak-hak dan kewajiban warga negara, ada yang harus dipenuhi, ada yang harus diperjuangkan," ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan seperti dilansir Antara, Senin (11/12).
Zulkifli mengatakan, gerakan Bulan Warga Negara tersebut menitikberatkan kepada upaya pemerintah dalam proses penyadaran masyarakat agar dapat memenuhi dan mematuhi setiap hak dan kewajibannya.
Ia mengatakan, setiap warga negara diwajibkan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara di samping kewajiban lainnya. Sementara di sisi lain, warga negara berhak memperjuangkan setiap hak-hak dasar mereka.
Zulkifli mencontohkan kasus langkanya gas subsidi tabung 3 kilogram. Masyarakat khususnya pengguna sosial media mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan hak-hak warga negara untuk mendapatkan kebutuhan tersebut.
"Kita harus melawan, makanya nanti bulan warga negara harus melawan itu. Netizen blogger jangan dibayar negatif, saling menista itu nggak produktif. Harus memperjuangkan hak-hak rakyat, warga negara melindungi setiap warganya," kata dia.
Selain itu, para pengguna internet juga harus menjadi media penyadaran serta meningkatkan martabat bangsa.
Ia menyebut, budaya malu dan terhormat telah menjadi keseharian negara-negara maju sehingga hal-hal yang di Indonesia menjadi permasalahan yang sangat kronis, di negara maju malah menjadi masalah yang telah selesai.
"Negara-negara Skandinavia tidak ada KPK tapi tidak ada korupsinya, nah di kita? Skandinavia tidak ada menteri koperasi tapi koperasinya maju di dunia. Karena pandangannya maju, merasa malu merasa tidak terhormat jika melakukan kesalahan. Nah kita harus bergerak ke arah itu," katanya. (*)

