Beberapa Wilayah Yogyakarta Porak-Poranda, 4 Meninggal Dunia

Thomas KukuhThomas Kukuh - Rabu, 29 November 2017
Beberapa Wilayah Yogyakarta Porak-Poranda, 4 Meninggal Dunia

Rumah warga Kulonprogo terkena longsor. (TRC BPBD DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan deras masih terus mengguyur wilayah DIY tiada henti sejak Senin malam. Sungai Oya meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik. Akibatnya Sejumlah jalan penghubung menuju Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Bantul DIY terputus.

Kepala Pusat Pengendalian dan Data Bencana BPBD DIY, Danang Syamsu Rizal menjelaskan sungai Oya yang meluber menimbulkan banjir di Desa Bunder, Kecamatan Patuk Gunung Kidul. Hal ini membuat air menutupi jalan Yogyakarta- Wonosari setinggi sekitar 1 meter.

"Jalan Yogyakarta menuju Wonosari terputus. Juga jalan Wonosari menuju Baron. Sampai sekarang belum bisa dilewati. Arus lalu lintas dialihkan sementara dari Sambi ke arah Nglipar," tutur Danang melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa (28/11) malam.

Selain itu, banjir setinggi lutut orang dewasa juga melanda Kecamatan Tegalsari. Jalan menuju Balaidesa Banjarejo, Kecamatan Tegalsari Gunung Kiddul tak dapat dilintasi.

Sejumlah rumah, sekolah dan pasar di Kecamatan Wonosari, Tepus, Tanjungsari turut terendam banjir.

Sekolah yang terkena banjir adalah SMK Kelautan Tanjung Sari, dan SMPN Semanu, SMP 3 Rongkop dan SMP 3 Saptosari. "Banjirnya di SMk Tanjung Sari setinggi sekitar 1,5 meter. Kira-kira setinggi dada orang dewasa. Siswa semua sekolah yang terendam ba jir diliburkan sementara waktu,"katanya.

Sebanyak 513 Kepala keluarga terdampak karena rumahnya tergenang banjir. Mereka sudah diungsikan ke rumah kerabat yang aman..

Berdasarkan catatan kejadian bencana BPBD DIY pada pukul 20.45 WIb, banjir menerjang 64 daerah di DIY. Sebanyak 24 titik terjadi di Kabupaten Gunungkidul 4 titik di Kabupaten Kulon Progo, 31 titik di Kabupaten Bantul, 4 titik di Kabupaten Sleman dan 1 titik di Kota Yogyakarta.

Akibat banjir, 50 jiwa di Panjatan (Kulon Progo) dan 899 jiwa wilayah Bantul terpaksa diungsikan ke balai desa setempat atau ke rumah sanak saudara.

Sejumlah jalan penghubung di Bantul terputus karena banjir. Salah satunya Jalan Panggang-Yogyakarta di Desa Sriharjo, Kecamatan Immogiri. Jalanan terendam air setinggi sekitar 1 meter.

Sebelumnya diberitakan, Siklon tropis Cempaka menyebabkan empat warga di DIY meninggal dunia. Tiga orang yang tewas adalah warga Pringgokusuman Kota Yogyakarta. "Tiga orang itu satu keluarga yang tewas karena rumahnya terkena longsoran Talud. Dua korban sudah berhasil dievakuasi. Satu lagi dievakuasi besok," ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD DIY Danang Samsurizal melalui sambungan telepon.

Sementara satu korban lagi adalah warga di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul. Danang menjelaskan korban tersebut meninggal dunia karena terseret banjir. Namun sebelumnya rumah korban sempat terkena longsor. (Teresa Ika)

#Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan