BBM Non-Subsidi Alami Kenaikan Per 1 Agustus

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 01 Agustus 2023
BBM Non-Subsidi Alami Kenaikan Per 1 Agustus

Ilustrasi kenaikan harga BBM. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi pada Selasa (1/8), yaitu untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan harga BBM tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Baca Juga:

Pertamina Mulai Pasarkan BBM Ron 95, Lebih Murah dari Shell hingga Vivo

Di DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 14.400 per liter. Harga Dexlite juga naik dari Rp 13.150 per liter menjadi Rp 13.950 per liter. Pertamina Dex naik dari sebelumnya Rp 13.550 per liter menjadi Rp 14.350 per liter.

Kenaikan harga yang sama terjadi di Banten, harga Pertamax Turbo naik dari Rp 14.000 pr liter menjadi Rp 14.400 per liter. Begitu juga dengan Dexlite, naik dari Rp 13.150 per liter menjadi Rp 13.950 per liter. Pertamina Dex naik dari 13.550 menjadi Rp 14.350.

Sementara di Sumatera Utara, harga Pertamax Turbo naik dari Rp 14.350 per liter menjadi Rp 14.750 per liter, Dexlite dari Rp 13.400 menjadi Rp 14.250 per liter. Kemudian Pertamina Dex dari Rp 13.800 menjadi 14.650 per liter.

Berikut daftar harga lengkap per provinsi untuk Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex dimulai 1 Agustus 2023.

Aceh

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

Dexlite Rp 12.600

Sumatera Utara

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sumatera Barat

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Riau

Pertamax Turbo Rp 14.700

Dexlite Rp 13.650

Pertamina Dex Rp 14.050

Kepulauan Riau

Pertamax Turbo Rp 15.100

Dexlite Rp 14.550

Pertamina Dex Rp 14.950

Free Trade Zone (FTZ) Batam

Pertamax Turbo Rp 13.700

Dexlite Rp 13.200

Pertamina Dex Rp 13.600

Jambi

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Bengkulu

Pertamax Turbo Rp 15.100

Dexlite Rp 14.550

Pertamina Dex Rp 14.950

Sumatera Selatan

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Bangka Belitung

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Lampung

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Banten

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

DKI Jakarta

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Jawa Barat

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Jawa Tengah

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Yogyakarta

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Jawa Timur

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Bali

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

NTB

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

NTT

Pertamax Turbo Rp 14.400

Dexlite Rp 13.950

Pertamina Dex Rp 14.350

Kalimantan Selatan

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Kalimantan Utara

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Kalimantan Barat

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Kalimantan Timur

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Kalimantan Tengah

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sulawesi Utara

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Gorontalo

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sulawesi Tengah

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sulawesi Tenggara

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sulawesi Selatan

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Sulawesi Barat

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 14.250

Pertamina Dex Rp 14.650

Provinsi Maluku

Dexlite Rp 13.400

Provinsi Maluku Utara

Dexlite Rp 13.400

Provinsi Papua

Pertamax Turbo Rp 14.750

Dexlite Rp 13.400

Provinsi Papua Barat

Dexlite Rp 13.400

Pertamina Dex Rp 13.800.

Sementara itu, harga BBM non-subsidi di provinsi pemekaran baru di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat mengikuti provinsi asal. (*)

Baca Juga:

Harga Terbaru BBM Pertamina per 1 Juli 2023

#BBM #Pertamina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia, dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin, Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Penerapan kebijakan bahan bakar harus tetap memperhatikan hasil pengujian dan kesesuaian dengan kendaraan yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin,  Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Indonesia
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bahlil Lahadalia menambah armada kapal distribusi BBM ke Bali menjadi tujuh kapal. Cadangan Pertalite ditingkatkan dan aturan ganjil-genap diperpanjang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Antrean BBM di Bali Mulai Mereda, Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Bagikan