Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Batasan Usia Penonton Video YouTube akan Dipantau oleh Kecerdasan Buatan

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 23 September 2020
Batasan Usia Penonton Video YouTube akan Dipantau oleh Kecerdasan Buatan

YouTube akan menggunakan kecerdasan buatan untuk memfilter usia penonton video. (Foto: Pexels/freestock.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DENGAN didukung kecerdasan buatan, YouTube meluncurkan teknologi untuk mensortir lebih banyak video yang memerlukan batasan usia. Ini berarti ketika seseorang akan memutar video tertentu di YouTube maka akan diminta mengisi tanggal lahir.

Melansir dari laman theverge.com, teknologi ini sebenarnya bukan barang baru di YouTube. Pada tahun 2017 Youtube menggunakan machine learning techniques untuk mencari video yang mengandung unsur ektrimis dan kekesaran. Kemudian seiring berjalannya waktu YouTube menyaring video yang mengandung ujaran kebencian dengan teknik yang sama. Makan akan banyak video yang hendak diputar muncul pop-up batasan usia.

Baca Juga:

Berkat YouTube, Gitaris Indonesia Ini Berhasil Menarik Perhatian Dunia

video
Perlu verifikasi usia untuk menonton konten video tertentu. (Foto: Pexels/Pixabay)

Saat ini YouTube tengah melakukan trial and error agar tidak terjadinya kesalahan labeling video ketika AI-nya sudah diluncurkan. Sebagai bagian dari perubahan tersebut, orang yang menonton video di YouTube akan disematkan ke situ pihak ketiga lalu di alihkan ke YouTube untuk masuk dan meverifikasi usia.

Lalu, yang menjadi pertanyaan terbesar para konten kreator adalah apakah kebijakan tersebut dapat mempengaruhi pendapatan mereka di YouTube? Tim YouTube menegaskan bahwa pendapatan para konten kreator tidak akan terpengaruh.

Mereka percaya karena sebagian besar video yang diantisipasi akan menerima pembatasan usia otomatis, kemungkinan melanggar pedoman perusahaan yang cocok untuk pengiklan. Pada dasarnya, video-video para konten kreator itu sudah memiliki iklan terbatas atau tanpa iklan.

Baca Juga:

YouTube Tak Dukung Fitur PiP untuk iOS 14?

video
Penyaringan yang dilakukan YouTube menggunakan teknologi kecerdasan buatan. (Foto: Pixabay/tymonozyblewski)

YouTube juga menambahkan bahwa untuk orang-orang di negara Uni Eropa, mungkin ada beberapa langkah tambahan yang diperlukan karena ada beberapa aturan yang akan diberlakukan di Uni Eropa.

Peraturan tersebut berasal dari Audiovisual Media Services Directive (AVMSD), yaitu kebijakan yang membuat warga Eropa harus memberikan bukti tambahan verifikasi usia mereka. Jika sistem tidak dapat memverifikasi bahwa seseorang berusia di atas 18 tahun, mereka diminta untuk validasi kartu identitas atau kartu kredit yang valid. Proses hanya perlu dilakukan satu kali.

Mungkin kebijakan ini akan berlaku sesegera mungkin, akan tetapi kebijakan ini sepertinya akan diterapkan dalam jangka waktu yang agak lama. Maka dari itu dihimbau tetap tersigned-in di YouTube agar proses pembatasan usia lebih mudah. (ray)

Baca Juga:

YouTube Uji Coba Fitur 'Mirip' TikTok

#Teknologi #YouTube
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - 3 menit lalu
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Tekno
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Spesifikasi Redmi Note 17 dan Note 17 Pro kini sudah terungkap. HP itu akan rilis 14 Juli 2026.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Tekno
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra akan rilis 22 Juli 2026. Kini, bocoran harganya sudah terungkap.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, Tembus Rp 56 Juta!
Tekno
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Biaya produksi iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan naik. Hal itu dikarenakan harga komponennya meningkat hampir Rp 5,4 juta.
Soffi Amira - Jumat, 10 Juli 2026
Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Naik Drastis, Ternyata ini Penyebabnya
Bagikan