Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Batal WFO, Karyawan Google di Seluruh Dunia Dapat Bonus

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 10 Desember 2021
Batal WFO, Karyawan Google di Seluruh Dunia Dapat Bonus

Karyawan Google dapat bonus. (Foto: californianewstime.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE agaknya sangat mempedulikan kesejahteraan karyawannya. Setelah menunda kebijakan kembali bekerja dari kantor (WFO), Google akan memberikan bonus kepada seluruh karyawannya secara global sebelum 2021 berakhir.

Menurut laporan Reuters, Kamis (9/12), Seorang juru bicara Google Alphabet Inc (GOOGL.O) mengatakan pada Rabu pekan ini, bonus tersebut berupa uang tunai sebesar USD 1.600 (Rp 22,9 juta). Bahkan tak hanya karyawan tetap, bonus tersebut juga diberikan kepada pekerja tambahan dan pekerja magang.

Baca Juga:

Google Klaim Hapus Jutaan Email Phishing Sejak Mei 2021

Alasan Google memberikan bonus ini ialah sebagai bentuk dukungan serta tunjangan kerja dari rumah. Dengan kata lain, Google ingin setiap karyawan di seluruh dunia tetap sejahtera di tengah pandemi virus Corona yang masih berlangsung hingga saat ini.

Google pada Maret juga sudah berikan bonus ke karyawan. (Foto: Unsplash/Mitchell Luo)

Ini juga bukan pertama kalinya pada tahun ini Google memberikan bonus kepada karyawan. Pada Maret lalu, survei internal Google menunjukkan adanya penurunan kesejahteraan terhadap karyawannya selama setahun terakhir. Setelah mendapatkan temuan ini, tanpa menunggu lama pihak perusahaan langsung memberikan bonus berupa uang tunai sebesar USD 500 (Rp 7,1 juta).

Pada awalnya, Google berencana agar seluruh staff dapat kembali bekerja di kantor mulai 10 Januari 2022. Tetapi pada pekan lalu Google menunda rencana WFO tanpa batas waktu yang ditentukan karena adanya varian Omicron. Beberapa karyawan Google juga menolak mendapatkan vaksinasi yang diimbau oleh perusahaan, sehingga membuat pihak perusahaan khawatir untuk memberlakukan kebijakan WFO 100 persen.

Baca Juga:

Inilah Informasi yang Disimpan Google dari Keseharianmu

Namun, besar kemungkinan para karyawan Google di seluruh dunia secara bertahap melakukan WFO pada 10 Januari 2022 atau setelahnya dengan ketentuan bekerja di kantor tiga kali dalam seminggu. Orang dalam Google mengatakan karyawan Google di AS saat ini sudah bekerja di kantor dengan kapasitas 40 persen.

Microsoft juga berencana memberikan bonus ke karyawannya. (Foto: Unsplash/Mohammad Rezaie)



Sejauh ini pandemi Virus Corona telah mendorong perusahaan-perusahaan teknologi besar lainnya untuk memberikan dukungan serta mempromosikan kesejahteraan para karyawannya di tengah pandemi COVID-19. Terutama pada awal tahun ini, beberapa perusahaan teknologi berencana untuk membuat karyawan mereka tetap sejahtera.

Seperti yang diberitakan laman Cnet, Rabu (8/12), Microsoft berencana membagikan bonus pandemi kepada para karyawannya sebesar Rp 21,5 Juta. Sementara Amazon akan memberikan manfaat kesehatan mental baru untuk semua karyawan Amerika Serikat dan juga para anggota keluarga mereka. (pid)

Baca Juga:

Pintek Gandeng Google for Education dan Partners Google for Education Indonesia

#Google #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Bagikan