Fashion

Barli Asmara, Merancang Pakaian Ukuran Super

P Suryo RP Suryo R - Senin, 11 November 2019
Barli Asmara, Merancang Pakaian Ukuran Super

Barli Asmara di Jakarta Fashion Week. (Foto: Instagram@graciadelyta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SENJATA para pahlawan masa kini kian beragam. Mereka tak lagi mengangkat senapan. Senjata mereka kini berkaitan dengan profesi yang mereka geluti. Senjata andalan dokter adalah stateskop, fotografer adalah kamera, sementara desainer adalah kertas dan pensil. Apapun senjata andalan mereka, tujuan mereka satu; berjuang bagi kehidupan dan mimpi orang lain.

Adalah perancang busana yang memiliki tujuan hidup mewujudkan mimpi para perempuan, ingin cantik. Salah satu desainer yang berjuang keras demi mewujudkan asa para perempuan Indonesia tersebut adalah Barli Asmara. Bagi pria kelahiran Bandung, 3 Maret 1978 setiap perempuan berhak merasa cantik. Baik kurus, gemuk, tinggi atau pendek berhak terlihat cantik dan stylish dengan busana yang oke.

Baca Juga:

Apa pun Trennya, Fashion Item ini Wajib Dipunyai

barli
Barli Asmara, menantang dirinya untuk membuat yang terbaik di dunia fashion Indonesia. (Foto: Instagram@sorabelofficial)

Puluhan tahun melanglang buana di dunia mode tanah air, Barli tak hanya fokus untuk menghasilkan karya bernilai fantastis. Dirinya juga mengungkapkan bahwa profesinya tersebut tak selalu berkaitan dengan panggung fashion dan dunia glamor. Pendekatan humanis yang merangkul pelanggan pun perlu dilakukan.

"Setiap detik, menit dan setiap waktu aku berusaha mendengar apapun yang diteriakkan oleh pelanggan," ujarnya saat dihubungi merahputih.com lewat sambungan telepon. Dirinya pun terjun langsung menjangkau pelanggan untuk tahu kebutuhan mereka.

Dari hasil penelusurannya, Barli menemukan ada begitu banyak perempuan bertubuh gemuk yang ingin mengenakan pakaian bernilai seni tinggi. Sayangnya, ukuran pakaian yang tersedia terbatas. Rata-rata pakaian yang dijual di pasaran hanya tersedia dalam ukuran S, M, L, dan XL. Lalu bagaimana dengan perempuan berukuran plus?

Untuk menjawabnya, Barli pun menantang dirinya sendiri. Ia memutar otak bagaimana menghasilkan pakaian berukuran besar dengan bahan yang terbatas. "Orang mungkin berpikir, untuk membuat baju berukuran besar maka membutuhkan kain dua kali lipat. Padahal tidak selalu begitu kok. Dengan formula tepat kita bisa membuat baju untuk ukuran besar dengan bahan standar yakni dua meter. Saya bahkan bisa menambahkan aksen ruffle loh," urainya. Barli mengungkapkan ia menghabiskan waktu empat bulan untuk riset demi menemukan formulasi khusus tersebut.

Baca Juga:

Gita Bhebita, Berukuran Plus Jadi Bintang di Panggung Jakarta Fashion Week 2020

gemuk
Model berbadan besar yang memakai baju rancangan Barli Asmara. (Foto: Instagram@gita_bhebhita)

Hasilnya, ia mampu membuat pakaian dari XL hingga 3 XL dalam satu ukuran dan ukuran 3 XL hingga 5 XL dalam satu ukuran. Yang lebih uniknya lagi, pakaian yang dia buat pun langsung cocok di tubuh para model gemuknya di panggung Jakarta Fashion Week 2020. "Para model gemuk yang terlibat di pagelaran busana kemarin tak perlu fitting langsung muat," ucapnya.

Selain menantang dirinya untuk membuat pakaian ukuran super dengan bahan terbatas, ia juga menantang dirinya sendiri untuk membuat pakaian untuk perempuan berukuran besar dengan beraneka model. "Saya ingin memberi kesan bahwa pakaian untuk perempuan gemuk tidak harus yang loose. Mereka justru harus memakai pakaian yang ada pinggangnya," ujarnya. Dirinya juga menambahkan ruffle dan pita untuk memberi kesan manis.

Sementara untuk model pakaiannya, Barli memilih pattern floral dengan tema retro dan klasik yang tak lekang oleh waktu. "Saya tidak mau inspirasi yang aneh-aneh. Yang penting timeless dan useful," jelasnya.

Terobosan yang ia lakukan mendapat sambutan hangat dari para perempuan bertubuh gemuk. Selain mewujudkan busana yang sesuai dengan mereka, para perempuan bertubuh gemuk tersebut juga bisa mewujudkan angannya untuk tampil di panggung mode.

fashion
Gita Bhebita yang jadi bintang pada JFW 2020. (Foto: Instagram@gita_bhebhita)

"Tidak pernah sekalipun aku bermimpi untuk jalan di catwalk, ikut andil dalam fashion show," ujar perempuan gemuk yang dipercaya oleh Barli untuk menjadi model catwalk, Gita Bhebita.

"Mimpi apalah si anak empuk yang pernah kekurangan dan jauh banget dari sempurna yang dulu sempat dikatain babon lah, gendutlah, itemlah, digosipin dan diomongin di belakang yang sekiranya buat kuping merah. Gue sangat bahagia dan bersyukur akan kehidupan gue yang sekarang. Alhamdulillah Allah Maha Baik. Gue enggak berjalan sebagai model di sana, sebagai muse aja kok yang Alhamdulillah dipercaya ka Barli Asmara," tulis model gemuk Barli lainnya, Ankatama Ruyatna.

"Terimakasih banyak Ka Barli Asmara untuk kesempatan emasnya. Akhirnya cewe-cewe sintal dudud bisa dengan manja punya baju dari desainer bertalenta," tulis model gemuk lainnya, Gracia Delyta di akun Instagramnya, @graciadelyta. (avia)

Baca Juga:

Chunky Sneakers, Fashion Sepatu Kekinian dan Risiko Kesehatan Serius Dibaliknya

#November Shayyy #Hari Pahlawan #Barli Asmara #Perempuan Gemuk #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan