Barito Utara Menggelar Festival Budaya Dayak
(ANTARA FOTO/Fadlansyah/pd/15)
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menggelar Festival Budaya Suku Dayak "Iya Mulik Bengkan Turan" pada 23-25 Juli 2017 yang diikuti peserta dari sembilan kecamatan.
"Kegiatan budaya suku Dayak yang setiap tahun dilaksanakan diharapkan dapat menjadi sebuah kegiatan untuk menggali, memasyarakatkan, mengembangkan serta melestarikan seni budaya tradisional di daerah ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Barito Utara, Arbaidi di Muara Teweh, Selasa (11/7).
Menurut Arbaidi, penyelenggaraan festival budaya "Iya Mulik Bengkang Turan" yang artinya pantang menyerah sebelum berhasil ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-67 kabupaten setempat tahun 2017. Rencananya, kegiatan di arena terbuka Tiara Batara dan Lapangan Hijau Muara Teweh dengan pendaftaran mulai sekarang hingga 23 Juli di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga setempat .
Kabupaten Barito Utara memiliki keanekaragaman suku, adat istiadat, bahasa dan budaya. Kemudian kekayaan khazanah seni budaya tradisional tersebut hendaknya dapat menjadi suatu kebanggaan dan potensi yang mendukung di dalam pembentukan etika, budaya dan moral masyarakat Barito Utara.
"Kebanggaan dan kecintaan terhadap seni budaya tradisional ini, akan memupuk dan memelihara sikap nasionalisme dan memelihara sikap nasionalisme, yang dilandasi semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI," ucap Arbaidi.
Kegiatan tersebut memperlombakan olahraga tradisional dan lomba kesenian antar kecamatan yakni tari pedalaman dan pesisir, lagu pop daerah, lagu karungut, sepak sawut, balogo, bagasing, menyumpit, mangaruhi, lomba basei kambe,dayung dan menetek menaweng.
Festival itu diikuti Kecamatan Teweh Tengah, Lahei Barat, Lahei, Teweh Selatan, Teweh Baru, Gunung Timang, Teweh Timur, Gunung Purei dan Montallat.
Sumber: Antara
Selain artikel ini Anda juga bisa baca Upacara Yadnya Kasada, Melarung Sesajen ke Kawah Gunung Bromo
Bagikan
Berita Terkait
Jakarta International Literary Festival 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema 'Homeland in Our Bodies'
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
Gesrek Festival 2025, Kolaborasi Musik Multi-Genre dan Komunitas Motor Besar
GSrek Indonesia Gelar The Grand Tour 2, Touring sambil Mengabdi untuk Negeri
Wondherland 2025: Rayakan Kekayaan Aroma dan Kreativitas Parfum Lokal
Deretan Acara Café Brasserie Expo 2025, Pilihan Terbaik Bagi Para Pencinta F&B
Lebih dari Sekadar Festival, JakCloth Kini Jadi Simbol Ekspresi Lokal
Musik dan Hobi Menjadi Satu, Pop City 2025 Hidupkan Jantung Jakarta
Pop City 2025: Festival Kreativitas Lintas Komunitas di Jantung Jakarta