MerahPutih.com - UEFA telah memutuskan bahwa pengaduan Barcelona terkait keputusan wasit dalam kekalahan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atlético Madrid, ternyata "tidak dapat diterima."
Barca mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA, kemudian mengklaim bahwa seharusnya penalti diberikan ketika Marc Pubill menyentuh bola dengan tangan, setelah kiper Atletico, Juan Musso, ingin memulai kembali permainan dengan tendangan gawang.
Badan Pengawasan, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) pun meninjau pengaduan Barca dan memutuskan bahwa tidak ada dasar untuk mengajukan keberatan.
"Setelah pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Atletico, Barcelona mengajukan protes terkait keputusan wasit," demikian bunyi pernyataan singkat pada Selasa (14/4).
"Badan Pengendalian Etika dan Disiplin UEFA telah menyatakan protes tersebut tidak dapat diterima."
Baca juga:
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Barcelona: Kejar Comeback Dramatis di Metropolitano
Hansi Flick Sudah Lupakan Kekalahan atas Atletico Madrid di Leg Pertama
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sangat marah setelah pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Atletico, karena Pubill seharusnya diusir keluar lapangan. Ia juga sudah menerima kartu kuning dan timnya malah mendapatkan penalti.
Insiden aneh itu terjadi saat skor 1-0 setelah Julian Alvarez memberi Atletico keunggulan di Spotify Camp Nou, menyusul kartu merah Pau Cubarsí.
Lalu, Alexander Sorloth menambahkan gol kedua pada menit ke-70 untuk menempatkan Atletico dalam posisi unggul menjelang leg kedua pada Rabu (15/4) di Metropolitano.
Baca juga:
Slavko Vincic Pimpin Laga Bayern Munchen vs Real Madrid, Wasit yang 'Akrab' dengan Los Blancos
Berbicara menjelang upaya comeback Barca, Flick mengatakan bahwa ia telah mengesampingkan kemarahan yang dipicu oleh keputusan pekan lalu. Ia juga mendukung wasit yang dipilih untuk pertandingan leg kedua, yakmi Clement Turpin.
"Saya tenang sekarang," katanya.
"Saya sudah punya cukup waktu. [Turpin] adalah wasit berpengalaman. Tidak ada keraguan."
Nantinya, pemenang pertandingan ini akan menghadapi Arsenal atau Sporting CP di semifinal Liga Champions 2025/26. (sof)