MerahPutih.com – Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku, tim asuhannya mendapat pelajaran berharga usai kalah 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Riyadh AirMetropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB.
Keempat gol Atletico tercipta di babak pertama. Gol bunuh diri Eric Garcia membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez memastikan kemenangan besar bagi Atletico.
Leg kedua akan digelar di Spotify Camp Nou pada 3 Maret 2026 mendatang. Pemenang laga ini akan menghadapi Real Sociedad atau Athletic Bilbao di partai final.
Baca juga:
Hasil Copa del Rey: Barcelona Digilas Atletico Madrid 0-4, Berat Melangkah ke Final
Hansi Flick Akui Performa Buruk Barcelona di Babak Pertama
“Kami tidak bermain bagus di babak pertama sebagai sebuah tim,” ujar Flick dalam konferensi pers seusai pertandingan.
“Kami terlalu menjaga jarak antar pemain. Kami tidak melakukan pressing seperti yang kami inginkan.”
Flick menilai bahwa 45 menit awal menjadi pelajaran penting bagi skuadnya.
“Dalam 45 menit pertama atau lebih, kami mendapat pelajaran. Terkadang hal itu baik di saat yang tepat. Mungkin hari ini adalah saat yang tepat.”
Meski kalah telak, Flick tetap menyampaikan kebanggaannya terhadap tim sepanjang musim ini. Ia menegaskan, bahwa Barcelona akan berjuang di leg kedua.
“Kami akan bangkit kembali. Kami perlu memulai dari awal. Ketika Anda melihat para pemain Atlético, mereka memiliki kemauan yang lebih besar, lebih banyak semangat. Dan inilah yang saya inginkan sejak menit pertama. Kami tidak menunjukkannya di babak pertama.”
Baca juga:
Inter Milan Berharap Bisa Datangkan Nico Paz, Real Madrid Disebut Ogah Lepas
Gol Cepat dan Kontroversi Wasit Laga Atletico Madrid vs Barcelona
Nada buruk Barcelona sudah terasa sejak awal laga, ketika umpan balik Garcia memantul di bawah kaki kiper Joan Garcia dan memicu serangan Atletico.
Griezmann menggandakan keunggulan pada menit ke-14, kemudian Lookman mencetak gol keduanya untuk klub barunya itu pada menit ke-30.
Kemudian, Alvarez mengakhiri puasa gol 11 pertandingan dengan mencetak gol keempat Atletico di masa tambahan waktu babak pertama.
Barcelona tampil lebih baik selepas jeda dan sempat mencetak gol pada menit ke-51 melalui Pau Cubari. Namun, gol tersebut dianulir karena offside setelah peninjauan VAR yang berlangsung lebih dari enam menit.
Keputusan itu memicu kemarahan Flick. Ia mengkritik wasit karena dinilai terlalu lunak terhadap pelanggaran Atlético di awal laga dan terlalu keras saat menganulir gol Barcelona.
“Apa yang harus saya katakan?” ujar Flick geram.
Baca juga:
Robert Lewandowski Dilirik Chicago Fire, Barcelona Pertimbangkan Perpanjang Kontrak
“Kita mulai dengan kartu kuning. Biasanya pada aksi pertama, dengan pelanggaran terhadap [Alejandro] Balde, itu pasti kartu kuning.”
Penderitaan Barcelona bertambah di akhir pertandingan ketika Garcia diusir keluar lapangan usai melanggar Alex Baena sebagai pemain terakhir.
Barcelona pun harus bermain dengan 10 pemain selama lima menit terakhir, yang ditambah 10 menit waktu tambahan.
Kedua tim selanjutnya akan kembali berlaga di LaLiga. Barcelona yang masih memimpin klasemen akan bertandang ke Girona, sementara Atletico melawat ke markas Rayo Vallecano. (sof)