Banyak Masyarakat Pesisir Jakarta Alami Penyakit Kulit Akibat Banjir Rob
Warga pesisir Jakarta terdampak banjir rob. (Foto: MerahPutih.com/Didik)
MerahPutih.com - Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, banyak masyarakat di pesisir Jakarta yang mengalami penyakit kulit selama bencana banjir rob melanda.
Kendati begitu, dirinya belum mengetahui berapa banyak jumlah warga yang alami penyakit kulit saat banjir rob terjadi.
"Terdampaknya baru penyakit kulit, karena mereka gak terendam lama," kata Ali Maulana Hakim di Jakarta, pada Rabu (18/12).
Baca juga:
Sudah 5 Hari Pelabuhan Sunda Kelapa Terendam Banjir Rob Hampir 1 Meter
Ali Maulana Hakim mengatakan, pihaknya menerjunkan seluruh jajarannya untuk membantu warga yang terdampak banjir rob, salah satunya Suku Dinas Kesehatan.
Sudin Kesehatan Jakarta Utara selalu bersiaga di lokasi banjir rob untuk membantu warga yang mengeluh perihal kesehatannya.
"Nah kita kan standby di situ, jadi kalau memang banyak yang minta berobat salah satunya gatal-gatal," ucapnya.
Baca juga:
Percepat Penanganan Rob di Utara Jakarta, Pemprov Jakarta Siapkan Pompa
Lebih lanjut, ia mengatakan posko kesehatan juga didirikan untuk menanggapi banyaknya masyarakat yang mulai mengalami penyakit kulit khususnya gatal-gatal efek banjir rob.
"Puskesmas itu udah ada, nah posko tambahan di lokasi. Ada tenda," paparnya.
Ali Maulana Hakim memastikan belum ada warga yang terdampak penyakit serius. Sejauh ini, masyarakat hanya mengalami gatal-gatal pada kulit.
"Beda dengan banjir permanen sehari dua hari tiga hari, ini kan rob ya. Kalau yang lain-lain kan layanan rutin, kalau penyakit lain," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal