Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Banjir Landa Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 06 Desember 2021
Banjir Landa Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat

Jalan raya di kawasan wisata Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (6/12/2021) tergenang akibat banjir. ANTARA/Awaludin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jembatan yang menghubungkan Kota Mataram dengan kawasan objek wisata Senggigi, Lombok Barat, atau tepatnya di atas Sungai Meninting, Senin (6/12) sudah ditutupi genangan air dari luapan sungai. Banjir juga melanda area permukiman dan hotel.

Dari Senin pagi, genangan air sudah mencapai semata kaki orang dewasa dan jembatan sudah mulai goyang karena diterjang banjir dari luapan Sungai Meninting.

Pengendara yang nekat melintasi jalan yang tergenang menghadapi konsekuensi mesin kendaraan mati.

Baca Juga:

Kebahagiaan Pemilik Sarana Hunian Pariwisata di Lombok Saat Ada Superbike

"Mati, tidak bisa dihidupkan. Tadi lewati banjir dalam kondisi sepeda motor hidup, terus tiba-tiba mati," kata Abdurrahman, warga yang hendak menuju kawasan wisata Senggigi menggunakan sepeda motor, dikutip Antara.

Petugas kepolisian terlihat sibuk mengatur lalu lintas kendaraan dari arah Senggigi menuju Kota Mataram dan sebaliknya.

Selain menggenangi jalanan dan area wisata, banjir menyebabkan beberapa desa di kawasan Senggigi seperti Desa Tanak Ember dan Teloke di Kecamatan Batulayar tergenang.

Banjir yang melanda kawasan wisata Senggigi sejak pukul 08.00 WITA hingga pukul 13.00 WITA belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Baca Juga:

Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok

Sementara itu, Perumahan Bhayangkara Residence di Ranjok Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin pagi tergenang banjir hingga dua meter setelah hujan lebat terus mengguyur sejak Minggu (5/12).

Informasi dihimpun Senin, sekitar 200 kepala keluarga (KK) di kompleks perumahan tersebut terdampak genangan banjir tersebut dan terpaksa harus diungsikan menggunakan perahu karet milik TNI dan Polri.

Warga ada yang dievakuasi ke rumah tetangga yang lebih aman atau tidak terendam banjir. Musibah tersebut diduga akibat tanggul di Sungai Meninting jebol.

"Saat ini tim masih melakukan evakuasi ke kompleks tersebut," kata Dedi Suhaidi, salah seorang warga. (*)

Baca Juga:

Cegah Hujan Saat World Superbike, Tiga Ton Garam Ditabur di Langit Lombok

#Banjir #Wisata Lombok #Lombok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen dalam OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Sebanyak 19 orang diamankan, tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Kepolisian perlu menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang berusaha menghambat proses penegakan hukum.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Bagikan