MerahPutih Nasional- Banjir di Jakarta sangat tidak mungkin dihilangkan, namun sangat mungkin dapat dikendalikan. Sebab, secara topografi, 40 % daratan di Jakarta berada di bawah permukaan air laut.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Seksi Pemeliharaan dan Pengendalian Banjir Dinas PU DKI Jakarta, Warsito. Menurutnya, sejak ratusan tahun, wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) kerap dilanda banjir. Artinya, banjir di Jakarta tidak mungkin dapat dihilangkan secara tuntas tetapi dapat dikendalikan. Salah satu untuk mengendalikannya yakni dibutuhkan penanganan banjir dari hulu hingga hilir.
"Bagian hulu, perlunya diperbanyak daerah resapan air untuk menunjang wilayahtangkapan air berdasarkan sistem aliran sungai besar. Sedangkan dibagian hilirperlu diperbanyak kawasan polder untuk mengendalikan volume air," kata Warsito saat dihubungi merahputih.com, Senin (29/12).
Warsito menjelaskan, program pengendalian banjir yang dilakukan Dinas PU sepanjangtahun ini anatar lain menormalisasi kali Gunung Sahari, kali Cideng, kali Ciliwung, dan kali Abdul Muis. Sementara untuk normalisasi kali Pesanggrahan, kali Cengkareng Drain, Kanal Banjir Barat (KBB) dan kali Sunter saat ini tengah dikerjakanoleh Kementrian PU.
Ia menyatakan, normalisasi seluruh kali dari hulu hingga hilir harus dilakukan mengingat kali-kali di Jakarta sudah mengalami pendangkalan, penyempitan akibat bangunan liar dan banyak yang masih menggunakan tanggul dengan batu kali. Untuk itu, pada 2015 mendatang program normalisasi akan terus dilakukan hingga semuanya memiliki tanggul beton dan memiliki lebar ideal kali sekitar 100 meter.
"Untuk Anggaran normalisasi menggunakan anggaran MultiYears, diharapkan 2016, normalisasi akan rampung," ungkapnya.
Selain itu, katanya, dibagian hilir, pihaknya juga tengah membangun tiga rumah Pompa dikawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yakni Pompa bagian barat sebanyaktiga pompa dengan masing-masing pompa berkapasitas enam kubik perdetik, pompabagian tengah sebanyak empat pompa dengan masing-masing pompa berkapasitas limakubik perdetik dan di sisi timur ada tiga pompa yang masing-masing pompa berkapasitas enam kubik perdetik. Menurutnya seluruh pompa tersebut sudah dapat difungsikan untuk menangani banjir 2014-2015 di Jakarta.
Pembuatan Tanggul Raksasa (Giant Sea Wall) di kawasan Pluit, lanjut Warsito juga sedang dikerjakan oleh Kementrian PU, Dinas PU dan pengembang yang memiliki kewajiban. Bahkan rencananya, dipenghujung kali Semongol, Kalideres, Jakarta Barat, Marina Ancol dan Kali Sentiong, juga akan dipasangi pompa sebesar 40 kubik perdetik.
"Kalau dibagian hulu perbatasan antara Jakarta dengan Jawa Barat dan Banten, penangangan dilakukan dengan pembuatan waduk Pondok Rangon dan normalisasi kali Ciliwung serta Pesanggrahan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Warsito juga menyebutkan jika Dinas PU pada tahun ini juga tengah menambah pintu air di Mangarai dan Karet. Untuk di pintu air Manggarai yang saat ini ada dua pintu berkapasitas 500 kubik, saat ini sedang dibuat satu pintu lagi berkapasitas 200 kubik. Begitu juga di pintu air Karet yang saat ini ada empatnantinya akan menjadi lima dengan jumla total kapasitas 900 kubik.
"Penambahan pintu air ini difungsikan untuk mempercepat aliran air di kali ciliwung dan kali krukut. Sehingga musibah banjir di Kampung Melayu, Bidara Cina, Bendungan Hilir dan Mampang bisa terbantu. Hanya saja pembuatan keedua pintu air tersebut baru rampung Februari2015 mendatang," ujarnya. (BMS)
Banjir di Jakarta Hanya Bisa Dikendalikan
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Bagikan
Follow Me
Berita Terkait
Indonesia
Jangan Kaget, Ring 1 Jakarta Gelap Gulita Malam Ini Pukul 20.30-21.30 WIB!
Pemadaman lampu juga akan dilakukan serentak di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri serta berbagai ikon Jakarta, khususnya di area Ring 1 Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Indonesia
Aturan Pengalihan Saham dan Utang Kereta Cepat, 60 Persen Dialihkan ke Kemenkeu
Porsi saham tersebut selama ini dikuasai oleh konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sementara sebesar 40 persen saham sisanya tetap akan dipegang oleh konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jakarta pada Jumat, 18 September
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Ibu Kota berpotensi diguyur hujan ringan pada waktu yang berbeda Jumat, 18 September 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Berita Foto
Cuma Rp8, Warga Jajal LRT Jakarta Rute Kelapa Gading–Manggarai
Sejumlah penumpang berada di dalam kereta LRT Jakarta rute Manggarai–Kelapa Gading di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Berita Foto
Kemarau Panjang Tekan Hasil Tangkapan Nelayan Muara Baru
Aktivitasl jual beli ikan tangkapan nelayan Muara Baru yang dijajakan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Berita Foto
Perahu Daur Ulang Limbah Botol Plastik Siap Berlaga di Festival Ciliwung Jakarta
Petugas UPS BA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyelesaikan pembuatan perahu di Jalan Habib Ali Kwitang, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Resmikan LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Presiden Prabowo Subianto didampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat naik gerbong LRT di Stasiun LRT Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026
Berita Foto
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026