Ramadan

Bangunin Sahur, yang Penting Nyanyi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 April 2021
Bangunin Sahur, yang Penting Nyanyi

Bangunin sahur juga butuh lagu yang yahud. (foto: YouTube @Yoga Gembul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WARGA negeri aing punya banyak cara buat bikin Ramadan menyenangkan. Parade makanan enak di waktu berbuka sudah pasti merupakan secuil kesenangan saat bulan puasa. Lainnya, acara membangunkan warga untuk sahur jadi agenda yang ditunggu.

Biarpun sahur itu penting buat bekal kuat puasa seharian, enggak semua orang bisa autobangun di pukul 03.00. Pun alarm ponsel yang berteriak berulang, berulang, dan berulang bisa jadi enggak cukup ampuh buat bikin mata melek. Nah, di sinilah pentingnya peran petugas 'bangunin sahur'.

BACA JUGA:

Ketika Kawan Nongkrong Jadi 'Penggoda' Iman

Segala cara bakal mereka lakukan. Berkeliling memukul kentongan, panci, bahkan sampai bawa beduk. Sudah pasti sambil teriak, "Sahuuuuuuur!" Keriuhan mereka dijamin bakal bikin kamu terlonjak dan seketika ingat untuk makan sahur.

Belakangan nih, bangunin sahur juga memanfaatkan pelantang masjid yang disetel kencang. Maksudnya sih, biar efisien. Sekali teriak, seluruh kompleks bangun. Namun, apa daya, ternyata enggak semua warga kompleks beragama Islam dan berpuasa. Oops.

Tapi toh, jasa membangunkan sahur ini tak bisa dieliminasi gitu saja. Masih banyak kok yang butuh dibangunkan di saat sahur. Nah, di sini nih kreativitas warga +62 diuji. Bagaimana caranya membangunkan sahur, tapi enggak bikin orang kzl.

Ditemukanlah cara kreatif berupa bernyanyi. Ya, nyanyi. Jadi nih, para petugas bangunin sahur--biasanya bocah-bocah lincah--bakal memanfaatkan pelantang masjid sebagai medium. Dari dalam masjid, mereka bakal menyanyikan lagu pilihan mereka untuk bikin orang bangun sahur. Berhubung temanya bangunin sahur, lirik lagunya juga diubah sesuai dengan tema itu.

Salah satu contoh lirik yang dimodifikasi ialah lagu dari anime Attack on Titan (AoT). Tak dimungkiri, AoT sudah jadi topik yang ramai diperbincangkan di media sosial. Ending cerita yang cukup membuat sebagian fans kecewa kayaknya bikin seorang fan terinspirasi membuat lagu untuk membangunkan sahur dengan nada dari lagu ending anime tersebut. Jangan harap lirik menyentuh deh. Wong isinya nyuruh kamu bangun sahur kok.

View this post on Instagram

A post shared by VIHANS (@vihans.media)

Enggak berhenti di demam anime. Para petugas bangunin sahur juga terjangkit virus 'nihonggo'. Tapi nih, berhubung bahasa Jepang belum dikuasai dengan fasih, untuk sementara belajar pakai logat Jepang aja dulu deh. Prinsipnya nih, jika terus mencoba menekuninya, pasti sedikit demi sedikit pasti akan mengerti. Jadi, saat membangunkan sahur merupakan saat tepat untuk berlatih bahasa Jepang. Entah apa yang diucapkan, pokoknya logatnya udah Jepang banget deh.

Selain ala-ala Jepang, warga +62 juga pakai lagu dalam negeri dong untuk bangunin sahur. Pilihan lagunya banyak. Dari yang lagu rohani, tembang cinta, sampai musik rap pun jadi. Pakemnya sih sama, pakai nada yang sama, pasang musiknya ke mikrofon masjid lewat gadget, trus ubah liriknya sesuai dengan tema bangunin sahur. Ta da! Jadilah lagu bangunin sahur ala negeri aing. (rzk)

BACA JUGA:

Ngabuburit ala ‘Ngabers’ TikTok, Valid Abis

#Ramadan #Gaya Hidup
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Lifestyle
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Di masa depan, kawasan ini diharapkan dapat terintegrasi dengan jaringan MRT yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta Barat dan Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Maret 2026
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Indonesia
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Diskominfo juga menyediakan informasi kondisi lalu lintas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem milik Dinas Perhubungan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Bagikan