Bandar Narkotika di Argentina Punya 'Trofi' Piala Dunia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 25 Juni 2018
Bandar Narkotika di Argentina Punya 'Trofi' Piala Dunia

Trofi Piala Dunia. (fifa.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tak dapat dipungkiri, demam Piala Dunia di seluruh dunia begitu dimanfaatkan. Tak terkecuali untuk tindak kejahatan atau terlarang. Di Argentina, sekelompok pedagang narkotika mencoba menyelundupkan barang terlarang dalam jumlah besar dengan menggunakan replika Piala Dunia. Demikian seperti dilaporkan Globo.

Puluhan kilogram zat terlarang dimasukkan ke dalam sejumlah replika di ibukota Argentina, Buenos Aires. Menurut pejabat keamanan setempat, para penjahat memanfaatkan Piala Dunia agar barang bawaan tak terendus, tetapi gagal.

"Pedagang memiliki kepandaian yang tiada akhir, tetapi jangan tertipu. Mereka tidak bisa dikagumi, sebaliknya mereka saat ini di penjara," kata Menteri Keamanan Buenos Aires, Cristian Ritondo dalam sebuah pernyataan kepada pers dikutip dari Globo.

Kelompok itu berjumlah enam orang. Empat diantaranya pria, sementara dua wanita. Dari hasil penangkapan, pihak berwenang mengatakan telah menyita 20 kg marijuana, 10 kg kokain, dan 1.800 dosis crack.

Replika Piala Dunia. (diariodecuyo)

Sementara di Meksiko, enam orang dilaporkan tewas ketika menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2018 antara Meksiko kontra Korea Selatan. Itu menyusul serangan senjata api di sebuah rumah di Ciudad Juarez, seperti dilaporkan media Rusia Sportbox.

Satu lainnya dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka. Ciudad Juarez dianggap sebagai salah satu kota di Meksiko dengan tingkat kriminal tinggi. (*)

#Argentina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Fakta Kematian Diego Maradona, Kesalahan Fatal Dokter Terbongkar di Persidangan
Terungkap di sidang fakta kematian Diego Maradona! Psikiater dan dokter sebut sang legenda sepak bola jadi korban kelalaian medis akibat salah rawat. Baca kesaksian lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Fakta Kematian Diego Maradona, Kesalahan Fatal Dokter Terbongkar di Persidangan
Olahraga
Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Bola tersebut terjual seharga Rp 53 miliar di Heritage Auctions, Amerika Serikat, pada Sabtu (22/8).
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
 Bola ‘Tangan Tuhan’ Maradona Terjual Rp 53 Miliar, Disebut masih Jauh dari Perkiraan
Olahraga
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
FIFA menghapus kartu merah Leandro Paredes karena kesalahan administrasi. Namun, investigasi kericuhan final Piala Dunia 2026 tetap berjalan dan Argentina terancam sanksi berat.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
FIFA Hapus Kartu Merah Paredes Saat Keributan Laga Final, Diklaim Kesalahan Administrasi
Olahraga
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Lionel Messi ungkap rasa sakit mendalam usai Argentina kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026. Ia butuh waktu menyembuhkan luka, namun tetap bangga atas perjuangan tim.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Olahraga
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
FIFA menargetkan penyelesaian investigasi standar ini dalam beberapa pekan mendatang sebelum mengetok keputusan final
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
Olahraga
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
FIFA membuka penyelidikan terhadap empat skuad Argentina usai kericuhan final Piala Dunia 2026. Molina, Paredes, Almada, dan Ayala terancam sanksi larangan bertanding.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
Olahraga
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Berbeda dibanding gelombang kritik media luar, pelatih Argentina Lionel Scaloni berusaha menenangkan situasi memanas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Olahraga
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Final Piala Dunia 2026 diwarnai keributan. Leandro Paredes diusir wasit dan terancam skorsing 3 laga, sementara Federasi Argentina berpotensi didenda FIFA.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Olahraga
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Perayaan gelar juara dunia Spanyol akan digelar di Madrid. Arak-arakan pemain timnas rencananya akan keliling ibu kota dengan menggunakan bus terbuka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Olahraga
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Pola permainan justru lebih berfokus pada upaya memperlambat tempo serta merusak aliran bola lawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Bagikan